POLITIK

Sempat Ditunda, Jokowi Minta Isu Pilkada Jangan Dipolitisasi

MONITOR, Jakarta – Keseriusan pemerintah dalam menghadapi pandemi terlihat cukup serius. Salah satu upaya preventif yang dilakukan pemerintah Joko Widodo-Ma’ruf Amin adalah menunda pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Jokowi mengatakan, Indonesia sudah memilih untuk menunda pelaksanaan Pilkada hingga Desember 2020. Keputusan ini ditempuh, ditengah negara lain tetap menyelenggarakan Pemilu.

“Ada 30 negara melaksanakan pemilu, tidak ada yang ditunda. Korea puncak pandemi juga ada pemilu, Amerika, terakhir Myanmar, juga tidak ditunda,” kata Jokowi, dalam wawancaranya bersama Rosi, belum lama ini.

Ia pun meminta publik tidak mempolitisir penyelenggaraan Pilkada yang sedianya sudah ditunda ini.

“Kita ini sudah ditunda dari September ke Desember, jadi jangan dibawa kemana-mana,” tandasnya.

Recent Posts

Polemik Perang Dunia III, Mahfuz Sidik: Dunia Menanti Kabar Terbaru Serangan Amerika ke Iran

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi I DPR 2010-2016 Mahfuz Sidik mengatakan, dunia saat ini menantikan…

27 menit yang lalu

Sebanyak 15.160 Guru PAI Ikuti UP PPG Daljab Angkatan 4 Kemenag

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 15.160 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan…

1 jam yang lalu

Wujudkan Damai Palestina, Prabowo Siap Kirim Ribuan Pasukan ke ISF

MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung terwujudnya…

6 jam yang lalu

Kemenag Serahkan Bantuan Sarpras Rp200 Juta untuk Dua Ponpes Surakarta

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) kepada dua pondok pesantren besar…

8 jam yang lalu

Kemensos Salurkan Bansos Rp1,8 T untuk 1,7 Juta KPM Korban Bencana

MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler triwulan…

11 jam yang lalu

Kemenag Serahkan Dua Ton Kurma dan 1.000 Mushaf Al-Qur’an di IKN

MONITOR, Jakarta - Sebanyak dua ton kurma bantuan dari Kerajaan Arab Saudi dan 1.000 mushaf…

15 jam yang lalu