Semakin Membaik, 14 Kelurahan di Depok Kini Masuk Zona Kuning Covid-19

Table data zonasi resiko wilayah kelurahan di Kota Depok.

MONITOR, Depok – Situasi Kota Depok saat ini terus membaik, terdapat 14 kelurahan yang sudah menjadi zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan virus Corona atau Covid-19. Penetapan zona tersebut berdasarkan penghitungan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Depok pada pekan ke 37 dari 9-15 November 2020.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, Kelurahan yang masuk zona kuning atau memiliki risiko rendah antara lain Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere, Krukut, Depok, Kemiri Muka dan Tirta Jaya.

Kemudian, Kelurahan Mekarsari, Cisalak Pasar, Jatijajar, Cimpaeun, Leuwinanggung, Pasir Putih, Bojong Sari Baru dan Pondok Petir.

“Sedangkan untuk 46 kelurahan lainnya masuk zona oranye atau memiliki risiko sedang penularan Covid-19,” kata Dadang dalam keterangan resminya, Rabu (18/11).

Untuk itu Dadang mengatakan, bagi kelurahan yang masih berstatus zona kuning dan oranye harus terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan agar risiko penularan dapat diminimalisir.

Meski begitu, kata Dadang, ada tiga kelurahan yang masih masuk zona merah atau memiliki risiko tinggi penularan Covid-19. Yaitu Kelurahan Tanah Baru, Cilangkap dan Duren Seribu.

Dijelaskan Dadang, berdasarkan hasil pemetaan tersebut, maka kini zonasi Kota Depok per tanggal 15 November 2020 adalah risiko sedang penularan Covid-19. Dalam hal ini, situasi penetapan zona bersifat fluktuatif, jika pergerakan masyarakat masih tinggi dan mengabaikan protokol kesehatan.

“Kami, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Depok akan terus mengingatkan kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan dan arahan dari pemerintah dalam menjalankan aktivitas. Serta selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya.