BERITA

Sebut Revolusi Akhlak ala Habib Rizieq Tafsiran Sepihak, Pengamat: Menyesatkan!

MONITOR, Jakarta – Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab menilai wacana revolusi akhlak yang digaungkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab merupakan tafsiran subjektif dan sepihak.

Dia mengatakan diskursus akhlak hanya dimaknai sesuai keinginan mereka sehingga mengalami pendangkalan dan kehilangan ruhnya. Bagaimana mungkin orang yang akan melakukan revolusi akhlak tetapi tidak mencerminkan akhlak itu sendiri. Ini seperti lilin yang membakar dirinya sendiri.

“Akhlak mulia itu ruhnya kasih sayang, persatuan, mendamaikan. Sumbernya keluar dari hati yang bersih dan tercermin menjadi perbuatan yang mulia. Bukan sebaliknya,” kata Fadhli dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (16/11).

Menurutnya, revolusi akhlak yang digaungkan HRS seperti bertolak belakang dari hal itu. FPI cs bahkan tidak menghiraukan apakah perbuatan mereka memberi efek positif atau tidak bagi sekitarnya. Bisa dikatakan suka-suka.

“Saya melihat konsepnya (Revolusi Akhlak) suka-suka mereka. Makanya saya katakan revolusi akhlak ini dimaknai sepihak dan subjektif, sesuai keinginan mereka. Dan ini menyesatkan,” kata dia.

Revolusi akhlak lanjut Fadhli, bukanlah hal yang baru, ulama-ulama kompeten sudah mengajarkan itu berabad-abad lalu. Tetapi dalam konsep mengubah akhlak itu tidak ada yang ngumpulin massa kemudian mengajak jihad. Tidak ada provokasi, teriak zalim, tangkap sini tangkap sana. Apalagi sampai mau konsolidasi keliling indonesia menyebarkan gagasan revolusi akhlak.

“Konsep mengubah akhlak yang diajarkan ulama-ulama kita itu ya awalnya mensucikan hati, bukan nyebar ketakutan dan ancaman,” ujarnya.

Oleh sebab itu, revolusi akhlak yang digaungkan HRS dkk ini perlu dipertanyakan bahkan perlu dicurigai. “Tendensi revolusi akhlak ini menurut saya kacau. Lebih ke arah politis ketimbang ingin mengubah akhlak,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemnaker—Unpad Bangun Sinergi Pengembangan SDM dan Ketenagakerjaan

MONITOR, Sumedang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan…

2 jam yang lalu

Jelang Armuzna, Kemenhaj Siapkan Layanan Konsumsi Siap Santap untuk Jemaah Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia jelang…

2 jam yang lalu

Hadiri Raker DPR, Menteri Maman Ungkap Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM

MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman bersama Wakil Menteri…

2 jam yang lalu

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…

15 jam yang lalu

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…

17 jam yang lalu

Firman Soebagyo: Pemberantasan Korupsi Harus Beri Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…

18 jam yang lalu