Diduga karena Acara Rizieq, Kapolri Copot Dua Kapolda Sekaligus

“Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat”

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, saat menunjukkan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap Prokes Covid-19 di Pilkada 2020 di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/9/2020). (ANTARA Foto/Reno Esnir)

MONITOR, Jakarta – Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis, mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Rudy Sufahriadi dari jabatannya.

Pencopotan itu diduga merupakan buntut dari munculnya kerumunan massa di acara yang digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta, dan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, mengungkapkan bahwa Nana dan Rudy dicopot lantaran tidak melaksanakan perintah terkait pengamanan protokol kesehatan Covid-19.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat,” ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020).

Menurut Argo, posisi Kapolda Metro Jaya akan diisi oleh Irjen Pol Fadil Imran. Sedangkan posisi Kapolda Jabar yang ditinggalkan Rudy bakal digantikan oleh Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Irjen Pol Nana Sudjana menjabat Kapolda Metro Jaya sejak akhir Desember 2019. Sebelumnya, Nana merupakan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sementara Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjabat Kapolda Jabar sejak 26 April 2019. Sebelumnya, Rudy menjabat sebagai Asisten Operasi Kapolri.