Artis Nikita Mirzani. (Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Pimpinan Majelis Taklim Al-Munawwir, Alwi bin Muhammad Al-Athos, mendesak artis Nikita Mirzani untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas ucapannya yang dianggap menghina Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan para habib.
Hal itu disampaikan Alwi saat menanggapi pernyataan Nikita Mirzani yang menyindir penjemputan Rizieq Shihab dan menyebut bahwa habib itu adalah tukang obat.
Pernyataan Nikita Mirzani itu divideokan dan dibagikan di media sosial (medsos) sehingga viral di jagat maya.
Alwi mengungkapkan bahwa Nikita Mirzani telah secara terang-terangan menghina Rizieq Shihab dan kalangan habib lewat ucapannya tersebut.
“Apabila statement yang Anda (Nikita Mirzani) sampaikan dalam waktu 1×24 jam, anda tidak klarifikasi dan tidak minta maaf, maka saya Alwi bin Muhammad Al-Athos akan membuat LP untuk anda dan umat muslim akan memberikan pelajaran untuk anda, camkan ucapan saya baik-baik,” ungkapnya seperti dikutip dari sebuah video yang beredar luas di medsos, Jakarta, Kamis (12/11/2020).
Seperti diketahui, Nikita Mirzani telah memvideokan sebuah pernyataan yang cukup pedas terhadap kepulangan Rizieq Shihab.
Selain itu, Nikita Mirzani juga menyebut bahwa kalangan habin itu adalah tukang obat.
“Gara-gara Habib Rizieq pulang sekarang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan, kalau habib itu kan tukang obat, nah nanti banyak antek-anteknya mulai nih, enggak takut gue,” ujarnya dalam video yang beredar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi ataupun konfirmasi lebih lanjut dari pihak Nikita Mirzani.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…