Gubernur BI: Digitalisasi Kunci Sumber Ekonomi Indonesia

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, dalam kegiatan BI Mengajar yang diselenggarakan secara virtual di Universitas Darusallam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Kamis (05/08/2020).

MONITOR, Jakarta – Bank Indonesia (BI) terus berupaya melakukan transformasi digital di lingkungannya. Hal itu sejalan dengan gagasan Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar transformasi digital dapat dilakukan secara masif dan keseluruhan.

“Digitalisasi kunci untuk sumber ekonomi kita ke depan dan di sinilah transformasi digital yang digagas presiden sangat bagus,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam acara Indonesia Fintech Summit, secara virtual di┬áJakarta, Rabu (11/11).

Perry menyebut, sejauh ini sudah ada beberapa langkah dilakukan BI dalam upaya transformasi digital. Salah satunya melalui sistem pembayaran digital atau QRIS (Quick Response/QR Code Indonesian Standard).

Bahkan, hingga saat ini sudah lebih dari 5 juta merchant yang tersambung melalui QRIS.

“Progresnya sangat luar biasa,” singkat Perry.

Upaya lainnya, BI juga melakukan digitalisasi melalui sektor perbankan. Di mana pihaknya mendorong agar perbankan menggunakan digital banking. Tercatat, sudah ada 15 bank yang menggunakan digitalisasi banking.

“Kita juga ingin sambungkan open banking, digital banking dengan fintech. Kita dalam proses sambungkan, standarisasi application programming interface, bahwa apapun yang diservice oleh open banking dan fintech akan tersambungkan melalui application programming interface,” jelas dia.