POLITIK

Tak Ikut Jemput Rizieq, Refly Sebut Prabowo Sudah Jadi Anak Emas Pemerintahan Jokowi

MONITOR, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra yang kini jadi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sudah menjadi anak emas bagi Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Hal itu disampaikan Refly Harun terkait janji Prabowo Subianto yang akan menjemput Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) jika terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2019 lalu.

“Memang konstelasi politik bisa ke arah macam-macam. Prabowo misalnya, saya katakan justru sekarang sudah menjadi anak emas bagi pemerintah sekarang, baik bagi Presiden Jokowi maupun Megawati sebagai Ketum PDIP,” ungkapnya seperti dikutip dari channel Youtube Refly Harun, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Refly menilai, pasti banyak pihak yang berharap Prabowo Subianto bisa melobi Jokowi untuk memulangkan Rizieq Shihab ke Tanah Air setelah menjadi Menhan.

Pasalnya, menurut Refly, tidak ada halangan untuk memulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia seandainya tidak ada the invisible hands atau tangan-tangan yang tidak terlihat untuk menghalanginya.

“Mungkin banyak yang berharap ketika Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan, hal yang dia lakukan adalah melobi Jokowi sebagai orang nomor satu agar dapat mengembalikan bahkan menjemput Habib Rizieq dari Arab Saudi,” ujarnya

Refly mengatakan, masalah administrasi overstay yang dialami Rizieq Shihab seharusnya bisa dengan mudah diatasi Pemerintah Indonesia karena tidak seperti pelanggaran pidana yang sulit untuk membereskannya.

“Karena masalahnya di Arab Saudi hanya overstay, hal yang mudah diatasi. Paling masalahnya denda karena hanya pelanggaran administratif bukan pidana, dan denda itu bisa dibayarkan simpatisan Habib Rizieq atau FPI, bahkan tidak menutup kemungkinan Pemerintah Indonesia yang menalanginya sebagaimana pemerintah peduli dengan TKWyang dihukum mati karena melakukan tindak pidana,” katanya.

Recent Posts

IPW Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho di Korlantas: Humanis, Profesional dan Berbasis Teknologi

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi atas kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho…

4 jam yang lalu

Lolos Karantina, 10.362 Ekor Ikan Hidup Asal Natuna Kembali Diekspor ke Hong Kong

MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…

16 jam yang lalu

Rukun, Kompak dan Bahagia, Warga RT 03 Perumahan Muslim Alfalaah 3 Gelar Family Gathering

MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…

1 hari yang lalu

Pajak JHT Jadi Polemik, Legislator: Negara Harusnya Beri Rasa Aman ke Pekerja di Tengah Ancaman PHK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…

1 hari yang lalu

Komisi XIII DPR Soroti Pengadaan Gembok Ditjenpas yang Dalam 2 Tahun Capai Hingga Rp 92 M, Minta Ada Audit

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…

1 hari yang lalu

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

2 hari yang lalu