Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Jimly Asshiddiqie/ dok: Republika
MONITOR, Jakarta – Ribuan umat Islam berbondong-bondong memadati kawasan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng untuk menjemput imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
Para pendukung dan simpatisan Rizieq bahkan rela berangkat ke Bandara sejak tadi malam, menginap dan menyambut kedatangan sang habib pagi ini, Selasa (10/11).
Melihat kejadian ini, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshidiqie, menilai fenomena penjemputan Rizieq terbilang sangat langka terjadi di Indonesia.
Apalagi, dikatakan Jimly, kasus yang menerpa Rizieq sebelum berpindah ke Arab Saudi dipenuhi berbagai intrik-intrik kebencian, permusuhan dan perlakuan otoritas yang salah.
“Fenomena HRS ini langka. Masalahnya berlarut karena perlakuan kekuasaan yang salah, dihadapi dengan ideologi dan teologi permusuhan dan kebencian, bukan kerukunan dan mendamaikan,” ucap Jimly menyoroti kepulangan Rizieq, Selasa (10/11).
“Kata dibungkam kata, lovers dibabat haters, permusuhan meluas, tanpa solusi. Padahal “action” selalu lebih efektif dari retorika,” pungkas eks Ketua Mahkamah Konstitusi ini.
MONITOR, Jakarta – Volume lalu lintas pada H+1 libur Idulfitri 1447 H/2026 M masih terpantau tinggi,…
MONITOR, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan pelayanan Bahan Bakar…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan menuju wilayah Timur…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…
MONITOR, Medan — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…