Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok: Reuters)
MONITOR, Jakarta – Rakyat Amerika Serikat (AS) tengah bersuka cita melaksanakan kontestasi akbar Pemilihan Presiden (Pilpres), hari ini, Selasa (3/11). Pemilihan Presiden di Amerika ini digelar setiap empat tahun sekali, tepatnya di tahun genap.
Mereka memberikan suaranya untuk memilih calon presiden AS antara Joe Biden dan Kamala Harris dari Partai Demokrat dan Donald Trump dan Mike Pence dari Partai Republik.
Di masa pemilihan ini, Donald Trump rupanya masih sempat melontarkan celaan kepada rivalnya Joe Biden. Kepada para pemilih, Trump membongkar ‘borok’ rivalnya itu dengan menyebutnya sebagai politikus korup yang menjual Michigan ke China.
“Satu suara untuk Joe Biden adalah suara untuk memadamkan dan memberantas industri otomotif negara bagian Anda. Biden adalah politikus korup yang menjual Michigan ke China,” demikian serangan Trump di hari pemilihan presiden terhadap rivalnya, Selasa (3/11).
Bahkan taipan asal New York ini menyebut Bidden akan meningkatkan jumlah pengungsi dari ‘negara-negara teroris’ sebesar 700%.
“Joe Bidden akan menambah jumlah pengungsi dari negara-negara teroris sebanyak 700 persen. Rencananya akan membanjiri komunitas Anda dan mengubah Michigan, Minnesota, Wisconsin, dan seluruh Midwest menjadi kamp pengungsi. Saya melindungi keluarga Anda dan menjauhkan Teroris Islam Radikal dari Negara kita!” serang Trump.
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…
MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…
MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…
MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…