Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin
MONITOR, Jakarta – Kecaman terhadap pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, karena menyudutkan Islam tak hanya dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo. Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun melontarkan kecaman serupa.
Selain mengecam keras, mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga menyayangkan sejumlah tindak kekerasan yang terjadi di Prancis.
“Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat mengecam terjadinya kekerasan di Kota Paris dan Nice yang mengakibatkan korban jiwa. Indonesia juga kecewa terhadap pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia,” kata Ma’ruf Amin, dalam keterangannya.
Menurut Ma’ruf Amin, pernyataan Macron berpotensi memecah belah antarumat beragama di dunia yang sedang membutuhkan persatuan dan kebersamaan untuk menghadapi pandemi covid-19.
“Mari bersama saling asah, asih, dan asuh. Menjaga nilai kesakralan agama dan mengedepankan sikap toleransi antarumat beragama tanpa harus menyakiti,” imbuh Ma’ruf Amin.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama hari ini mengumumkan ada 97.122 guru binaannya yang lulus sertifikasi…
MONITOR, Jakarta - Volume lalu lintas kendaraan di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat…
MONITOR, Jakarta - Pengamat keamanan dan terorisme dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Robi Sugara, menilai…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menandatangani nota kesepahaman (MoU)…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) tersedia dan…