Politikus Gerindra Fadli Zon
MONITOR, Jakarta – Peristiwa pembakaran halte Sarinah saat aksi demo omnibus law UU Cipta Kerja kembali menjadi sorotan. Pasalnya, belum lama ini Narasi TV melalui tayangan video Youtubenya menunjukkan bahwa ada sekitar tujuh pelaku yang tertangkap dalam layar video CCTV merusak dan membakar halte tersebut. Sementara mereka, diketahui sejak awal tidak masuk dalam barisan pendemo.
Menanggapi kasus ini, Politikus Gerindra Fadli Zon mengatakan sejak awal dirinya memberikan peringatan agar mewaspadai adanya tim agen penyusup atau barisan provokator yang masuk dalam aksi demonstrasi.
“Dari video kompilasi (pembakaran halte Sarinah) ini, kelihatan operasi pembakaran halte terorganisir,” kata Fadli Zon mengomentari video yang menunjukkan upaya pelaku membakar halte.
Fadli Zon pun menekankan, dalam setiap aksi unjuk rasa, kemunculan agen penyusup atau provokator harus diperhatikan dan diwaspadai. Sebab mereka seringkali sengaja dimunculkan dalam sebuah agenda demonstrasi, atau penyusupan untuk melakukan tindakan ilegal diluar agenda demonstran.
“Dalam melakukan protes, harus waspada terhadap agend provokator, mereka bisa saja sengaja disiispkan untuk melakukan tindakan provokasi yang memancing dan merukan vandalisme seperti membakar seperti kejadian beberapa waktu yang lalu,” tukas eks Wakil Ketua DPR RI ini.
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus mengawal proses kepulangan jemaah haji Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Pareira menduga ada aktor besar…
MONITOR, Balikpapan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap…
MONITOR, Belarus - Hubungan industri antara Indonesia dan Belarus terus menunjukkan progres strategis di tengah…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya kemampuan…