Tinjau Kesiapan Operasional Libur Panjang, Menhub Apresiasi Koordinasi Lintas Sektoral

Budi meminta pengguna jalan untuk mengantisipasi arus balik pada libur panjang kali ini

Menhub RI, Budi Karya Sumadi, saat meninjau persiapan pelayanan libur panjang Maulid Nabi Tahun 2020 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (28/10/2020). (Dok. Jasa Marga)

MONITOR, Karawang – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, meninjau persiapan pelayanan libur panjang Maulid Nabi Tahun 2020 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (28/10/2020).

Tinjauan dilakukan di dua lokasi, yaitu Pos Pantau Km 48 yang merupakan titik pertemuan arus lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated dan Kantor Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama untuk menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Korlantas Polri dan pemangku kebijakan lainnya.

Dalam tinjauan tersebut, Budi Karya hadir bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, didampingi langsung oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti.

Dalam kunjungannya tersebut, Budi pun mengapresiasi koordinasi lintas sektoral yang telah berjalan dengan baik.

“Kita memang memperkirakan bahwa hari ini merupakan puncak arus lalu lintas meninggalkan Jakarta, terutama yang menuju ke timur pulau Jawa. Dari pantauan kita, ada beberapa titik yang memang sudah diduga (berpotensi terjadi kepadatan), yakni persimpangan Jati Asih (simpang susun Cikunir) Jalan Tol JORR, Km 48 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dan jelang rest area Km 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek,” ungkapnya.

Budi meminta pengguna jalan untuk mengantisipasi arus balik pada libur panjang kali ini yang diprediksi terjadi pada Minggu (1/11/2020) mendatang.

“Jika terjadi kepadatan, memang di Palimanan kami akan melakukan rekayasa lalu lintas contra flow. Tapi, kami mengimbau masyarakat untuk balik ke Jakarta atau menuju arah barat lebih awal, sebelum tanggal 1 November 2020,” ujarnya.

Tak lupa, Budi juga mengimbau kepada pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk melakukan random check terhadap pengguna kendaraan pribadi atau penumpang bus terkait kepatuhan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.