Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menggalang kekuatan dan solidaritas pemuda ditengah pandemi. Pesan tersebut diungkapkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.
“Jadikan momen Sumpah Pemuda sebagai kekuatan perekat nasional di kala Indonesia tengah tergores retak. Bawalah kapal besar Indonesia ini menjadi milik bersama, bukan milik sekelompok kecil orang. Itulah kesejatian persatuan Indonesia,” kata Haedar Nashir dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10).
Ia percaya kaum muda mampu bangkit bersama bersaing dengan bangsa-bangsa lain menuju Indonesia unggul berkemajuan.
“Kunci utamanya ialah kekuatan karakter, kerja keras, penguasaan iptek, dan kebersamaan demi kemenangan masa depan,” imbuhnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing pelaku industri kecil dan menengah…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tetap membuka layanan kepada jemaah haji di…
MONITOR, Jakarta - Pergerakan masyarakat dari Sumatera menuju Jawa pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak…
MONITOR, Kulon Progo - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan bahwa merawatkan kerukunan…