SULAWESI

Animo Pemuda Sultra Ikuti Seleksi Calon Prajurit TNI AD Sangat Tinggi

MONITOR, Kendari – Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 143/HO, Mayor Arm Sumarsono, mengungkapkan bahwa animo pemuda Sulawesi Tenggara (Sultra) terhadap penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) sangatlah tinggi.

Hal itu, menurut Sumarsono, terlihat dari membludaknya pendaftaran calon Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2020 yang mencapai 1.073 orang.

Sumarsono menyampaikan, hal itu menunjukkan bahwa tingginya rasa kecintaan mereka terhadap Tanah Air termasuk semangat untuk membela negara serta kebanggaan masyarakat terhadap TNI AD. 

“Luar biasa, target peserta seleksi di Kendari hanya 880 orang, tapi yang terjadi kenyataannya mencapai 1.073 orang atau 122,4 persen. Dan Ini menunjukan bahwa TNI AD memiliki tempat istimewa di hati masyarakat, khususnya anak muda di bumi Anoa ini,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Untuk diketahui, pendaftar daring yang diterima sampai dengan 25 Oktober 2020 mencapai 2.571 orang yang kemudian hanya akan diambil untuk mengikuti pendidikan di Rindam XIV/Hsn sejumlah 176 orang.

“Terdiri dari wilayah Kodim Kolaka 40 orang, Kodim Buton 65 orang, Kodim Muna 40 orang dan Kodim Kendari 31 orang,” ujar Sumarsono.

Sementara itu, saat ditemui di lokasi seleksi, Kasi Pers Kasrem 143 HO Kolonel Arh Saptarendara, mengatakan bahwa membludaknya animo anak muda Sultra menjadi prajurit TNI AD tidak saja menunjukkan kecintaan dan kepercayaan  terhadap TNI AD, namun juga tertanamnya benih kecintaan terhadap Tanah Air dan semangat Bela Negara yang tinggi.

“Membludaknya animo pemuda Sultra untuk menjadi prajurit ini sesuai dengan harapan Danrem 143/HO (Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan) serta tentunya harapan dari Bapak Kasad yaitu Jenderal TNI Andika Perkasa serta Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Andi Sumangeruka untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putra daerah, khususnya Sultra untuk mengabdikan diri jadi Prajurit TNI,” katanya.

“Untuk wilayah Kodim Buton Utara saat ini masih tergabung dalam alokasi Kodim Muna, dan diharapkan tahun 2021 akan memiliki alokasi tersendiri dan tentunya hal ini bisa meningkatkan jumlah animo peserta seleksi,” ungkap Sapta melanjutkan.

Adapun untuk pelaksanaan kegiatan dimulai pada Senin (26/10/2020) dengan  tes seleksi pemeriksaan administrasi dari wilayah Kodim Kendari sebanyak 165 orang.

“Tahapan akan dilaksanakan perwilayah Kodim selama 9 hari dari mulai pemeriksaan administrasi, kesehatan dan jasmani. semuanya sistem gugur,” ujar Sapta.

Menurut Sapta, pembagian kelompok tes dan perubahan mekanisme kegiatan pada dasarnya untuk mengadopsi protokol kesehatan dan mencegah penyebaran Pandemi Covid-19 di Sultra.

“Direncanakan parade dan pengumuman dilakukan tanggal 5 November, dan tanggal 6 November yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan diberangkatkan ke Makassar untuk mengikuti seleksi tingkat pusat,” katanya.

Recent Posts

Rano Alfath: Reformasi Polri Harus Fokus Perbaikan Kultur, Bukan Struktur

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath menilai reformasi Polri…

4 jam yang lalu

Fakultas Syariah UID gandeng PA Depok Perkuat Link and Match Dunia Akademik-Peradilan

MONITOR, Depok - Fakultas Syariah Universitas Islam Depok (UID) menegaskan komitmennya dalam memperkuat link and…

5 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp170 Juta untuk Sarpras MAN 1 Langkat Pascabanjir

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama hari ini menyalurkan bantuan pascabanjir…

6 jam yang lalu

JPPI: Program MBG Berhasil Merusak Arah Kebijakan Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - BGN mulai hari ini 8 Januari 2026 menjalankan kembali Program MBG secara…

9 jam yang lalu

Kemenag Pastikan Masjid Negara IKN Siap Digunakan di Ramadan 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memastikan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah siap digunakan…

9 jam yang lalu

Soal PT TPL, Prof Rokhmin: Kejaksaan dan KPK Dipersilakan Tindak Lanjuti

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, merespons desakan aktivis lingkungan…

10 jam yang lalu