POLITIK

Polemik Naskah UU Ciptaker, PKS: Kepercayaan Publik Turun

MONITOR, Jakarta – Munculnya naskah omnibus law UU Cipta Kerja dalam berbagai versi membuat kritik publik semakin deras. Pasalnya, ada dua versi naskah yang muncul di ruang publik, pertama dengan total halaman berjumlah 905, kemudian versi naskah yang memiliki halaman 812.

Melihat perbedaan ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan hal tersebut merupakan bentuk ketidakprofesionalan DPR terhadap UU yang dibahasnya.

Meskipun, kata dia, pimpinan DPR sudah berusaha memberikan penjelasan terkait berubah-ubahnya jumlah halaman omnibus law UU Cipta Kerja karena proses editing pada format penulisan. Mardani menilai hal ini berpotensi menurunkan trust public pada DPR.

“Ke depan mesti ada standar yang diikuti. Terlihat jadi tidak wajar dan misterius. Bab sah atau tidak monggo diuji oleh masyarakat,” ujarnya memberikan saran, Sabtu (17/10).

Recent Posts

Mgr Petrus Turang Wafat, Menag: Kita Kehilangan Tokoh Kemanusiaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendatangi Gereja Katedral, Jakarta, untuk melayat Uskup Emeritus…

8 jam yang lalu

Pangkoopsud II Sambut Kedatangan dan Keberangkatan Menhan di Makassar

MONITOR, Makassar - Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Deni Hasoloan S., menyambut kedatangan…

10 jam yang lalu

Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa semua biaya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG)…

14 jam yang lalu

Habiburrohman Sebut Mudik 2025 Paling Lancar dari Tahun 2000

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini…

21 jam yang lalu

Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Erick Thohir: Bismillah 100 Besar Dunia

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…

1 hari yang lalu

JMM Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Realisasikan Penjara Khusus Koruptor

MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…

1 hari yang lalu