Polemik Naskah UU Ciptaker, PKS: Kepercayaan Publik Turun

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (dok: Tribun)

MONITOR, Jakarta – Munculnya naskah omnibus law UU Cipta Kerja dalam berbagai versi membuat kritik publik semakin deras. Pasalnya, ada dua versi naskah yang muncul di ruang publik, pertama dengan total halaman berjumlah 905, kemudian versi naskah yang memiliki halaman 812.

Melihat perbedaan ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan hal tersebut merupakan bentuk ketidakprofesionalan DPR terhadap UU yang dibahasnya.

Meskipun, kata dia, pimpinan DPR sudah berusaha memberikan penjelasan terkait berubah-ubahnya jumlah halaman omnibus law UU Cipta Kerja karena proses editing pada format penulisan. Mardani menilai hal ini berpotensi menurunkan trust public pada DPR.

“Ke depan mesti ada standar yang diikuti. Terlihat jadi tidak wajar dan misterius. Bab sah atau tidak monggo diuji oleh masyarakat,” ujarnya memberikan saran, Sabtu (17/10).