Dengan ‘JAIPONG’, Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Cemerlang di Kancah Global

Peluncuran dashboard ekonomi Japan-Indonesia Partnership Lounge (JAIPONG) secara virtual.

MONITOR, Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Jepang (KBRI Tokyo) bersama Bank Indonesia (BI), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meluncurkan dashboard ekonomi Japan-Indonesia Partnership Lounge (JAIPONG) secara virtual.

Sebagai bentuk inovasi dalam diplomasi ekonomi, JAIPONG merupakan platform data yang terintegrasi secara Current, Reliable, Accurate, Timely (CRAT) guna menyajikan informasi komprehensif terkait berbagai peluang kerja sama ekonomi bilateral Indonesia–Jepang, sekaligus turut memperkenalkan investasi di Indonesia guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Dashboard ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi khususnya di bidang ekonomi.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa sinergi, transformasi, dan inovasi merupakan 3 (tiga) kata kunci dalam memanfaatkan berbagai peluang perekonomian global serta maraknya digitalisasi.

“Hadirnya platform informasi JAIPONG dapat memberikan perspektif positif bagi ekonomi nasional di kancah global,” ujar Perry.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, menyampaikan bahwa langkah-langkah kreatif yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital diyakini mampu meningkatkan ekspor dan perdagangan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan perlunya adaptasi, inovasi dan transformasi di tengah pandemi. Peluncuran JAIPONG merupakan upaya serius untuk menjembatani info terkini dalam perbaikan kemudahan berusaha.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Hery Akhmadi mengatakan, melalui peluncuran dashboard ini maka data ekonomi Indonesia dan Jepang akan terintegrasi. Sehingga calon investor dan badan usaha di Jepang akan mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu.

“Bersamaan dengan itu, Japan-Indo partnership launch dashboard economy Indonesia Jepang yang dibangun untuk menyediakan penyediaan data ekonomi yang terintegrasi secara current, realiable, akurat dan timely,” ujarnya dalam sambutan peluncuran JAIPONG secara virtual, Rabu (14/10).

Dia mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 penting untuk meningkatkan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Jepang dengan memperkuat berbagai capaian kinerja diplomasi bidang ekonomi. Apalagi Jepang merupakan mitra strategis Indonesia.

Bahkan pemerintah Jepang dan sektor swasta terus memainkan peran penting dukung pembangunan ekonomi di Tanah Air. Oleh karena itu, di tengah perekonomian yang melambat merupakan momentum yang tepat untuk mengkaji ulang strategi yang membuka ruang komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Jepang, tidak hanya untuk investasi dan perdagangan.

JAIPONG memiliki 5 (lima) keunggulan utama, antara lain

1) fitur bank data dan policy tracker yang selalu diperbarui.

2) desain tampilan yang ramah, elegan, interaktif, dan mudah dipahami

3) menjadi one stop hub atau informasi yang lengkap dan terintegrasi dalam satu dashboard

4) tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang

5) dikembangkan oleh anak bangsa yang sedang berkuliah di Jepang.

Mengusung tema “Sinergi dalam Harmoni”, dashboard JAIPONG diharapkan dapat menjembatani kebutuhan investor/mitra Jepang ke sumber informasi di berbagai website dan informasi resmi dari Pemerintah Indonesia.