Ilustrasi (net)
MONITOR, Palu – Sejumlah anggota kepolisian diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) karena telah melakukan tindak kekerasan terhadap seorang jurnalis perempuan saat meliput aksi unjuk rasa di Palu pada Kamis (8/10/2020) lalu.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, pada Selasa (13/10/2020) mengungkapkan bahwa saat ini pihak Propam masih mendalami kasus tersebut dan telah memeriksa sejumlah anggota kepolisian.
Jurnalis perempuan di Palu, Alsih Marselina, menjadi korban pemukulan oleh oknum kepolisian saat melakukan liputan aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Palu pada 8 Oktober 2020 lalu.
Alsih menegaskan bahwa akan terus melanjutkan perkara yang menimpanya sampai pada proses di meja hijau.
“Saya akan meneruskan perkara ini sampai kepada tahap pengadilan, karena saya tidak terima diperlakukan seperti itu. Jangan sampai terjadi lagi kepada wartawan lain ke depannya,” ujarnya.
Sejumlah organisasi profesi Jurnalis yang ada di Kota Palu, seperti AJI Palu, IJTI Sulteng dan PFI mengecam keras kasus kekerasan terhadap jurnalis itu dan meminta pihak Polri untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan ucapan selamat Hari Raya…
MONITOR, Jakarta - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengecam keras tindakan junta…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo memperkirakan arus balik Lebaran 2025…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menggelar open house Idulfitri 1446 H di rumah…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar UIN Jakarta Prof. Ahmad Tholabi Kharlie dalam khotbah Salat Idulfitri…
MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI 2024–2029, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS dalam khutbah…