Foto: Boy Rivalino
MONITOR, Depok – Kapolsek Pancoran Mas, Kota Depok, Kompol Tri Hariadi menyampaikan, pihaknya dibantu unsur TNI melakukan penyekatan di sejumlah stasiun kereta api.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah massa yang akan menggunakan Commuterline, mengikuti demo menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada pergerakan massa (pendemo) yang menggunakan kereta api,” kata Tri Hariadi di Stasiun Kereta Api Depok Baru, Selasa (13/10).
Dia mengatakan, dalam pengamanan tersebut sebanyak 10 personel dikerahkan disetiap stasiun kereta api.
Tri Hariadi juga mengatakan, pihaknya tidak melakukan pelarangan bagi para pendemo yang hendak berangkat ke Jakarta.
Namun, dirinya mengarahkan agar aksi demo di lakukan di Kota Depok, agar tidak terjadi penumpukan massa di titik Jakarta.
“Tidak akan dilarang, lebih baik disini (di Kota Depok). Jangan sampai ada klaster baru (Covid-19) dari para pendemo,” pungkasnya.
MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…
MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…
MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…
MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…