Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (dok: Solopos)
MONITOR, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya akan menyiapkan ruang aduan bagi masyarakat, terutama kalangan buruh, yang tidak sependapat dengan UU Cipta Kerja.
Hal ini disampaikan Ganjar usai menerima audiensi dengan serikat pekerja, Minggu (11/10) kemarin.
Harapan Ganjar, para serikat pekerja maupun buruh dari Jawa Tengah akan muncul inisiatif. Misalnya, dengan mengajukan judicial review, memberikan pendapat hingga mengusulkan saran untuk mengisi rencana 35 PP dan Perpres yang akan diterbitkan Presiden Joko Widodo.
“Dengan cara itu kita harapkan semua akan saling terbuka. Tadi kita blak-blakan, kita buka-bukaan bahwa ternyata apakah itu (UU Cipta Kerja) kawan-kawan dari SPSI maupun dari kami sama-sama kita tidak mengerti,” ujar Ganjar.
Dari pertemuan tersebut, Ganjar mengatakan para serikat pekerja sepakat untuk konsolidasi lebih lanjut terkait pembahasan ketenaga kerjaan yang tertuang dalam bab 4 UU Cipta Kerja.
“Mereka sepakat untuk mengkonsolidasikan diri di tubuh dari SPSI untuk kemudian bisa menbahas ini dengan lebih cermat. wabil khusus sebenarnya yang bab 4 yang mengatur tentang naker,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…