PERTANIAN

Panen Padi Masa Tanam Ketiga di Gunungkidul Lebih Optimal

MONITOR, Gunung Kidul – Petani di Dusun Gelaran I, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul panen raya padi untuk masa tanam ketiga, Kamis (8/10). Produktivitas lebih baik dibandingkan dengan panen di masa tanam kedua.

Salah seorang petani di Dusun Gelaran I, Surono mengatakan, puas dengan hasil panen di masa tanam ketiga. Pasalnya, dilihat dari hasil lebih baik dibandingkan dengan masa tanam kedua.

Menurut dia, panen kali ini pada lebih berisi dan tumbuh dengan subur. Kondisi tersebut berbeda dengan pada saat panen kedua yang dilaksanakan beberapa bulan lalu karena padi banyak yang gabuk karena serangan hama wereng.

“Ini lebih bagus dan hasilnya maksimal karena mayoritas padi banyak isinya,” katanya, Kamis kemarin.

Surono mengungkapkan, setelah panen selesai dilaksanakan langsung akan mempersiapkan lahan untuk penanaman di musim hujan pertama.

Ia mengakui, di wilayah Gelaran dalam setahun bisa panen tiga kali. Masa panen ini tidak lepas adanya sumber air di Gua Pindul yang bisa dimanfaatkan untuk sarana pertanian.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani Sari Bumi di Dusun Gelaran I, Supardi Winoto mengatakan hasil pengubinan yang dilakukan, panen kali ini bisa menghasilkan 6,6 ton per hektare. Menurut dia, hasil ini lebih baik dibandingkan dengan panen di masa tanam kedua.

“Masa tanam kedua tidak sukses karena per hektarnya hanya mendapatkan 3,3 ton gabah,” katanya.

Supardi mengakui panen yang maksimal terjadi di masa tanam pertama. Hasil pengubinan, setiap hektarnya bisa panen mencapai 8,9 ton gabah.

“Untuk saat ini memang kalah dengan panen pertama, tapi secara hasil lebih baik dibandingkan dengan panen yang kedua,” katanya.

Bupati Gunungkidul, Badingah menyempatkan diri untuk menghadiri panen raya ini. Ia pun mengapresiasi panen raya yang dilakukan karena pertanian masih menjadi sektor utama penopang perekonomian masyarakat.

“Memang kita gencar mengembangkan sektor pariwisata, tapi dari PDRB ternyata sektor pertanian masih yang tertinggi,” kata Badingah.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, meski masuk daerah kering, namun di beberapa lokasi petani bisa panen padi hingga tiga kali. Ia mencatat, ada empat kapanewon, selain Karangmojo panen juga bisa dilihat di Semin, Patuk, dan Ponjong.

“Total luasan lahan padi di masa tanam ketiga mencapai 1.000 hektare yang ada di empat kapanewon,” katanya.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Kabupaten Gunungkidul. Kementan menindaklanjuti arahan Mentan SYL untuk memajukan, meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Selanjutnya ia berharap kelompok tani bisa mengembangkan kelembagaannya membektuk korporasi. Pihaknya telah masif membangun pertanian dengan model korporasi.

Pola korporasi ini merupakan terobosan Mentan SYL, di mana pengembangan pertanian berbasis kawasan dan klaster bsrsinergi dengan para mitra membangun industri dan menyedian fasilitas permodalan dan KUR.

Recent Posts

Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan…

50 menit yang lalu

Dari Laut, UMKM Ternate Tumbuh dan Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat

MONITOR, Ternate – Potensi kelautan Maluku Utara dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat…

1 jam yang lalu

90 Persen Jemaah Telah Tiba, Petugas Haji Tetap Siaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

MONITOR, Jakarta - Memasuki hari operasional penyelenggaraan ibadah haji ke-69, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI…

2 jam yang lalu

1024 Atlet Domino Serbu Jakarta, JDT 2026 Gerakkan Ekonomi hingga Rp6 Miliar

MONITOR, Jakarta – Jakarta Domino Tournament (JDT) 2026 Series 2 tidak hanya menjadi panggung kompetisi…

13 jam yang lalu

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

1 hari yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

2 hari yang lalu