Kemendes PDTT

Gus Menteri: Banyak Masyarakat Adat Alami Situasi Rentan dan Marginal

MONITOR, Jakarta – Menteri Desa (Mendes), Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan, banyak di antara masyarakat adat yang masih mengalami situasi rentan dan marginal.

Untuk itu, menurutnya, dibutuhkan penguatan kapasitas agar masyarakat adat dapat mengakses hak-haknya.

Hal tersebut dikatakan saat menjadi keynote speaker pada Webinar Serial Diskusi Terpumpun terkait Pemberdayaan Masyarakat Adat di Indonesia, Jakarta, Kamis (8/10).

“Perlu adanya kolaborasi pemerintah dan masyarakat sipil untuk pemberdayaan masyarakat adat, guna memperkuat kapasitas mereka dalam mengakses hak-haknya,” ujarnya.

Gus Menteri, sapaan akrabnya mengatakan, beberapa hak masyarakat adat yang menjadi perhatian komunitas khusus diantaranya hak atas wilayah adat, hak atas budaya spiritual, hak atas perempuan adat, hak atas anak dan pemuda, hak atas lingkungan hidup, dan sebagainya.

Terkait hal tersebut, menurutnya, pemberdayaan masyarakat adat sebagaimana hak yang dimiliki tersebut dapat dilakukan melalui tiga jalan, yakni jalan kebudayaan; demokrasi; dan pembangunan partisipatif.

“Secara ideal, perlindungan masyarakat adat dilakukan secara komprehensif dengan merubah struktur pengakuan yang terintegerasi. Karena masing-masing arena dari semua hak itu saling berhubungan,” ujarnya.

Gus Menteri mengatakan, Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa menghadirkan postur baru desa sebagai konstruksi penggabungan antara masyarakat yang berpemerintahan secara mandiri dan institusi pemerintah negara di tingkat lokal.

Terkait hal tersebut, ia berharap kesatuan masyarakat hukum adat yang selama ini merupakan bagian dari wilayah desa, dapat ditata sedemikian rupa menjadi desa dan desa adat.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

5 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

5 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

9 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

12 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

15 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

16 jam yang lalu