Anies Terenyuh Lihat Toko Buku di Kawasan Senen Terbakar Saat Demo

Gubernur DKI Jakarta meninjau toko buku di kawasan Senen yang terbakar saat demo

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku terenyuh saat menyaksikan sejumlah toko buku di kawasan Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat terbakar saat terjadi aksi demo menolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10).

Orang nomor satu di Jakarta ini mengatakan, ketika melihat toko produsen buku dan penerbitan terbakar yang ada di benaknya bukan hanya bicara kerugian berbentuk uang, tapi ada kerugian materi ajar, materi pembelajaran, sehingga terbakarnya buku itu punya makna yang berbeda.

“Kita semua dan mereka mengalami kerugian ekstra ketika buku-buku itu terbakar, karena di sana ada ilmu, ada kesempatan pembelajaran bagi anak-anak kita dan usaha usaha buku ini adalah usaha mikro kecil,” ujar Anies saat meninjau lokasi fasilitas umum (fasum) dan sejumlah bangunan yang terbakar di Kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (9/10).

Anies juga memberikan update terkait kerusakan fasum, khususnya kerusakan terbanyak pada halte bus Trans Jakarta. Setelah dilakukan inventarisasi kembali, update terakhir terdapat 20 halte yang rusak. Sehingga menambah nilai kerugian juga pada fasilitas umum tersebut.

“Sejauh ini fasum yang paling banyak terdampak adalah halte halte bus, total ada sekitar 20 halte. Kemudian halte saja diperkirakan nilainya 55 miliar. Jadi nanti kita harus memperbaiki itu semua,” tambahnya.

Selain halte, beberapa beberapa ruko dan Gedung Bioskop Grand Theatre Senen di kawasan Simpang Lima Senen juga terbakar sehingga menimbulkan kerugian materi yang masih dilakukan review dan penghitungan.

Selain akan memperbaiki kerusakan fasilitas umum, pihaknya juga akan memberikan bantuan bagi pengusaha yang terdampak langsung aksi unjuk rasa tersebut.

“Karena itu nanti di Pemprov, akan panggil semua pengusaha yang terdampak akibat kejadian kemarin, yang punya usaha perbukuan dan lainnya nanti akan kita bantu untuk dapat permodalan agar mereka bisa kembali aktivitas lagi. Nanti pinjaman-pinjaman modal kita akan bantu, sehingga mereka bisa segera memulai kembali usahanya, apalagi ini terkait perbukuan,” jelasnya.

Diketahui, di kawasan Simpang Lima Senen sendiri, kebakaran yang terjadi di eks bioskop Grand Theatre Senen, telah merambat ke 4 ruko di belakangnya, termasuk 2 toko buku, sekaligus 3 halte bus Transjakarta.