Minggu, 1 Agustus, 2021

Syaikhu-Aboe Bakar Terpilih Jadi Presiden dan Sekjen PKS

Syaikhu menggantikan Sohibul Iman dan Habib Aboe menggantikan Mustafa Kamal

MONITOR, Bandung – Ahmad Syaikhu resmi terpilih menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk periode 2020-2025 menggantikan Sohibul Iman, sementara Aboe Bakar Alhabsyi menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) menggantikan Mustafa Kamal.

Selain memilih Presiden dan Sekjen, proses pemilihan Pengurus PKS periode 2020-2025 yang digelar melalui Sidang Musyawarah Majelis Syura di Bandung, Jawa Barat, Senin (5/10/2020), itu juga menetapkan kembali Salim Segaf Aljufrie sebagai Ketua Majelis Syura (MS) PKS.

“Alhamdulillah Sidang Musyawarah Majelis Syura berjalan dengan lancar. Para anggota Majelis Syura PKS yang hadir telah melaksanakan kewajiban syuranya secara baik dan memilih kader-kadernya untuk penugasan menjayakan partai di lima tahun ke depan,” ungkap Salim dalam pidato sambutannya.

Salim menegaskan bahwa pelaksanaan Sidang Musyawarah Majelis Syura tersebut menerapkan dengan ketat protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

- Advertisement -

“Semua peserta mengikuti swab test terlebih dahulu dan dinyatakan sehat, memakai masker, menjaga jarak dan selalu menjaga kebersihan. Semoga semua anggota Majelis Syura yang hadir selalu dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Pada kepengurusan PKS periode 2015-2020 lalu, Salim terpilih menjadi Ketua Majelis Syura PKS menggantikan almarhum Hilmi Aminuddin. Salim mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada tugas yang berat di PKS ini, sebab semuanya dikerjakan secara bersama-sama dan gotong royong.

“Dipikirkan, dirumuskan dan disepakati bersama. Jadi saya sebagai ketua tak terlalu terbebani dengan pekerjaan teknis. Yang berat itu nanti di hadapan Allah. Apakah saya amanah atau khianat dalam tugas ini,” katanya.

Dalam amanah baru ini, Salim pun berpesan agar Ahmad Syaikhu bisa melanjutkan dan meningkatkan capaian prestasi yang telah diwariskan oleh Presiden PKS sebelumnya yakni Sohibul Iman.

“Tradisi di PKS, jabatan Presiden itu hanya satu periode saja. Dan itu tradisi yang sangat baik untuk dilanjutkan. Agar regenerasi dalam menjalankan tugas kepemimpinan terus berjalan,” ujarnya.

Salim menilai, Ahmad Syaikhu adalah salah satu kader terbaik PKS yang layak melanjutkan tugas sebagai Sohibul Iman sebagai Presiden PKS. “Beliau pribadi yang santun, berintegritas dan totalitas dalam berjuang,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden PKS Terpilih Ahmad Syaikhu, menyampaikan bahwa fondasi yang sudah disiapkan oleh Sohibul Iman sangat baik dan menjadi bekal bagi pengurus baru untuk melanjutkan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

“Terima kasih kepada Kang Sohibul Iman karena telah meletakkan fondasi yang sangat baik bagi PKS. Ini adalah bekal terbaik bagi kami di kepengurusan mendatang. Insya Allah, kami akan terus lanjutkan perjuangan lebih baik lagi,” ujarnya.

Saat ini, Syaikhu mengatakan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami krisis kesehatan, krisis ekonomi dan krisis kepemimpinan nasional. Oleh karena itu, Syaikhu menilai, semua pihak harus memiliki optimisme dan semangat pantang menyerah melewati ujian yang maha berat ini.

“Kita semua harus siap menjadi pelopor dalam menyuarakan dan membela kepentingan rakyat,” katanya.

Syaikhu menyebutkan, kunci keluar dari krisis adalah semangat kebersamaan dan setia pada cita-cita luhur para pendiri bangsa, konsisten berjuang menegakkan nilai-nilai luhur Pancasila, UUD NRI 1945 dan ajaran agama serta menjadikan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan golongannya.

“Sikap politik PKS tetap istiqomah bersama rakyat menjadi kekuatan oposisi mengawal dan mengawasi jalannya roda Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Meskipun PKS di luar pemerintahan, PKS berkomitmen menjadi partai yang siap turun tangan menyelesaikan berbagai permasalahan yang membebani rakyat. PKS akan hadir sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah,” ungkapnya.

Sekadar informasi, sidang musyawarah juga memutuskan Sohibul Iman, Ahmad Heryawan dan Suharna Surapranata sebagai Wakil Ketua Majelis Syura. Untung Wahono sebagai Sekretaris Majelis Syura. Suswono sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Surahman Hidayat sebagai Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) dan Mahfudz Abdurrahman sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Anggota Majelis Syura yang hadir dalam musyawarah tersebut adalah utusan masing-masing provinsi. Mereka terpilih menjadi anggota Majelis Syura 2020-2025 pada Pemilihan Raya Anggota MS dengan sistem pemilihan eletronik.

Para kader PKS seluruh Indonesia telah melaksanakan pemilihan anggota Majelis Syura PKS pada 26 Juli 2020 lalu. Hasilnya 66 anggota terpilih mewakili 34 provinsi. Merekalah yang hadir bersidang pada Musyawarah Majelis Syura di Bandung tersebut.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER