Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Herman Khaeron (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Fraksi Demokrat menjadi salah satu fraksi di parlemen Senayan yang menolak Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.
Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, mengungkapkan sejak awal dirinya sudah mencium adanya ketidaklaziman pembahasan RUU tersebut.
Menurutnya, jika ditilik dari substansi, RUU tersebut dinilai tidak peka terhadap kepentingan rakyat terutama di masa pandemi ini.
“Sejak awal saya mengkritisi RUU Ciptaker yang seperti mengejar target, ada ketidaklaziman pembahasan, dan secara substansi tidak peka terhadap harapan rakyat, selain sedang pandemi covid 19,” kata Herman Khaeron menyampaikan gagasannya, Senin (5/10).
Dengan alasan tersebut, Anggota MPR dari Fraksi Demokrat ini menegaskan keputusan Fraksi Demokrat menolak RUU tersebut sudah sangat tepat.
“Sudah tepat jika Partai Demokrat menolak untuk diundangkan,” pungkasnya
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melaksanakan pemeliharaan rutin di Ruas Jalan…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa terbitnya Peraturan Presiden…
MONITOR, Lebak – Rencana kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ke Kabupaten Lebak memunculkan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama selaku penanggung jawab penyelenggaraan dan Doa Kebangsaan pada Sabtu, 1 Agustus…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak perusahaan memanfaatkan insentif pajak Super Tax Deduction (STD)…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro,…