Aksi Vandalisme Mushola di Tangerang Dinilai Tidak Beradab

Foto: Istimewa

MONITOR, Jakarta – Aksi brutal vandalisme berupa pencoretan mushola Darussalam di Perum Elok Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan banyal kalangan. Ketua Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ahmad Edwar, meminta aparat penegak hukum agar segera memproses kasus tersebut.

Menurutnya, kasus tersebut merupakan suatu agitasi, provokasi serta propaganda untuk memicu konflik perpecahan di tubuh masyarakat.

“Kasus tersebut harus segera di tangani oleh aparat penegak hukum dengan adil dan bijaksana, serta menindak pelaku sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku di negara ini,” ujarnya, Kamis (1/10).

Menurut dia, insiden vandalisme di Mushola Darussalam tersebut tidak boleh diacuhkan dan dibiarkan begitu saja, karena dapat memicu keresahan, kegaduhan dan ketegangan di masyarakat. Sehingga, harus ada ketegasan dari para penegak hukum dalam memproses kasus tersebut.

“Jika pengusutan terhadap kasus tersebut tidak dilakukan secara adil dan tegas justru dapat menyulut amarah umat dan masyarakat. Maka, aparat harus mengantisipasi bahaya amarah anarkis kegaduhan, ketegangan yang terjadi di masyarakat,” ucapnya.

Edwar pun menghimbau kepada masyarakat agar cerdas menyikapi kasus tersebut, serta tidak mudah terpancing oleh propaganda yang ada.

“Masyarakat tetap harus siap siaga dan waspada terhadap berbagai aksi tindakan kejahatan penodaan agam oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab tersebut. Semoga aparat bisa menegakan keadilan hukum dan keamanan masyarakat terlindungi dengan nyaman untuk seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.