HUKUM

Pilih Mundur, Eks Jubir Berpesan KPK Harus Dijaga Lebih Kuat

MONITOR, Jakarta – Puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mundur satu persatu. Totalnya, ada sebanyak 37 pegawai memutuskan untuk pamit, termasuk eks Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Saat berpamitan, Febri sempat mengungkapkan bahwa lembaga anti rasuah tersebut sudah banyak berubah. Kondisi tersebut membuat tekadnya semakin bulat untuk keluar dari KPK.

“Dengan jujur saya sampaikan, kondisi KPK memang telah berubah,” ujar Febri Diansyah, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Febri yang pernah menjadi ‘corong informasi’ KPK ini memberikan pesar agar KPK harus dijaga lebih kuat lagi, sebab lembaga tersebut merupakan benteng perlawanan terhadap kasus korupsi.

“Dan karena itu, menurut saya, KPK harus dijaga dengan lebih kuat. Dari dalam ataupun luar,” tutur Febri.

Recent Posts

Siswa Madrasah Tembus Kampus Dunia, Australia Jadi Tujuan Utama

MONITOR, Jakarta - Program Madrasah Goes Abroad (MGA) kian menunjukkan hasil nyata dalam memperluas akses…

3 jam yang lalu

Kemenperin Fasilitasi 8 IKM di Inacraft 2026, Raup Transaksi Rp338 Juta

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri kerajinan dalam negeri…

6 jam yang lalu

Jelang Ramadan, Kemenag Luncurkan Program “The Most KUA”

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama hadirkan program “The Most KUA”. …

14 jam yang lalu

Menhaj Instruksikan Petugas Haji Laporkan Pungli Langsung ke Menteri

MONITOR, Jakarta -  Integritas petugas menjadi fondasi utama dalam pelayanan terhadap jemaah haji. Hal ini…

17 jam yang lalu

Gandeng Hungaria, Kemenperin Perkuat Vokasi Berstandar Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing industri nasional yang menjadi prioritas…

19 jam yang lalu

Legalitas Ormas Islam, Kemenag Perketat Verifikasi

MONITOR, Jakarta - Ormas keagamaan Islam memiliki peran strategis dalam pembinaan kehidupan beragama, penguatan moderasi…

21 jam yang lalu