Rektor IPB, Arif Satria (Foto: Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Rektor IPB, Arif Satria dikabarkan positif virus corona atau Covid-19 usai menjalani swab mandiri pada Jumat (18/9).
“Di tengah berbagai aktivitas yang padat, atas inisiatif saya sendiri, saya melakukan test swab pada tanggal 18 September dan ternyata hasilnya dinyatakan positif,” kata Arif dalam keterangan resminya.
Meski positif Corona Arif mengatakan bahwa dirinya merasa dalam kondisi fisik yang baik. Dia saat ini menjalani isolasi mandiri.
“Alhamdulillah pada saat ini saya merasa dalam kondisi fisik yang baik untuk tetap dapat beraktivitas dan melaksanakan tanggung jawab saya selaku Rektor melalui koordinasi secara virtual,” katanya.
“Saya akan melaksanakan protokol kesehatan untuk isolasi mandiri sampai dengan dinyatakan sembuh,” sambung Arif.
Dia juga mendoakan agar seluruh civitas akademika dan tenaga kependidikan IPB dalam keadaan sehat walafiat. Dia berharap seluruhnya mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar virus Corona.
Untuk diketahui, Arif menyampaikan, saat ini IPB telah mengikuti imbauan baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat maupun Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkait pencegahan virus corona. Salah satu bentuk pencegahan adalah kembali diberlakukannya pembatasan masuk kampus IPB.
MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…
MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…
MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…