PERBANKAN

Gubernur BI: Perbaikan Ekonomi Nasional Sudah Terlihat Sejak Juli dan Agustus 2020

MONITOR, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut bahwa aktivitas perekonomian nasional telah mengalami perbaikan setelah ambruk karena pandemi Covid-19. 

Perekonomian nasional secara perlahan mulai membaik meskipun masih terbatas sejalan mobilitas masyarakat yang melandai pada Agustus tahun ini.

Dalam pengamatannya, perbaikan ekonomi sudah dimulai sejak bulan Juli dan Agustus 2020.

Melihat perbaikan aktivitas ekonomi tersebut, dia optimis pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga tahun ini lebih baik dari kuartal sebelumnya.

“Kinerja ekspor membaik sejalan kenaikan permintaan global, khususnya dari AS dan Tiongkok untuk beberapa komoditas seperti besi dan baja, pulp dan waste paper, serta CPO,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, pada acara paparan virtual hasil RDG Bank Indonesia, di Jakarta, Kamis (17/9).

Sedangkan konsumsi rumah tangga membaik secara terbatas seiring berlanjutnya stimulus fiskal seperti penyaluran bansos dan pemberian gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Beberapa indikator dini menunjukkan perbaikan seperti penjualan ritel, indeks kepercayaan konsumen, dan PMI Manufaktur.

“Secara spasial, perbaikan ekonomi tercatat di beberapa daerah luar Jawa yang memiliki ekspor komoditas,” papar Perry.

Lebih lanjut, prospek pemulihan ekonomi domestik banyak dipengaruhi perkembangan mobilitas masyarakat sejalan dengan penerapan protokol COVID-19 di sejumlah daerah, kecepatan realisasi anggaran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, kemajuan restrukturisasi dan penjaminan kredit, serta akselerasi ekonomi dan keuangan digital khususnya untuk pemberdayaan UMKM.

Bank Indonesia melalui bauran kebijakannya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan otoritas terkait agar berbagai kebijakan yang ditempuh semakin efektif mendorong pemulihan ekonomi.

Perry menambahkan, pihaknya melihat ketahanan sektor eksternal Indonesia kuartal III tahun ini tetap kuat, di tengah dinamika penyesuaian aliran modal asing di pasar keuangan domestik pada September 2020.

“Defisit transaksi berjalan diperkirakan lebih rendah didukung membaiknya ekspor di tengah lebih rendahnya impor seiring dengan belum kuatnya permintaan domestik. Neraca perdagangan Agustus 2020 mencatat surplus yakni US$2,33 miliar, melanjutkan surplus pada bulan sebelumnya sebesar US$3,24 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, aliran portofolio asing kuartal III tahun ini hingga akhir Agustus 2020 tercatat net inflow US$0,13 miliar, mengalami net outflow sebesar US$0,75 miliar pada dua minggu pertama September 2020 dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan, baik karena faktor global maupun domestik.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2020 meningkat menjadi sebesar US$137,0 miliar, setara pembiayaan 9,4 bulan impor atau 9,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Recent Posts

Ada 8 Masjid Posko Mudik di Majalengka dengan Layanan 24 Jam

MONITOR, Majalengka - Kementerian Agama menyiapkan delapan masjid sebagai posko mudik yang dapat diakses selama…

56 menit yang lalu

DPR Minta Polri Ungkap Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Air Keras

MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI menggelar rapat khusus menanggapi kasus penyiraman air keras…

6 jam yang lalu

Takjil Pesantren di Depok, Kemenag dan Pemkot Perkuat Pembinaan Santri

MONITOR, Depok - Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di…

9 jam yang lalu

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Kemenag Sebar Tim di 117 Titik Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

10 jam yang lalu

Harga Daging Sapi Melejit, DPR Desak Operasi Pasar Murah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…

13 jam yang lalu

GKB-NU: Dunia di Ambang Konflik Besar, Indonesia Harus Pimpin Mediasi Iran–AS–Israel

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…

15 jam yang lalu