Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (dok: tribunnews)
MONITOR, Jakarta – Kritik Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok, terhadap BUMN PT. Pertamina yang dipimpinnya dinilai sangat wajar. Sayangnya, publik menilai permasalahan internal perusahaan tidak perlu diumbar ke ruang publik
Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno, mengingatkan sebaiknya Ahok tidak perlu berkoar-koar di luar, sebab dia memiliki jabatan penting sebagai Komisaris Utama.
“Tapi Pak Ahok kan punya jabatan di dalam Pertamina untuk memperbaiki. Kenapa sibuk teriak-teriak di luar?” tanya Eddy Soeparno.
“Bukankah sebagai Komut seharusnya sibuk melakukan perbaikan dari dalam?” sambungnya.
Eddy mengatakan, apa yang terjadi di internal Pertamina hendaknya menjadi konsumsi manajemen dan bukannya malah diumbar ke publik.
Menurutnya, apabila Komut berpandangan bahwa Direksi Pertamina tidak cakap dan kapabel menjalankan roda perseroan, maka hendaknya hal tersebut disampaikan melalui mekanisme Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Pemegang Saham.
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…
MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…
MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…
MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…