Langkah BI Dorong UMKM sebagai Kekuatan Ekonomi Nasional

Ilustrasi gambar Bank Indonesia

MONITOR, Jakarta – Bank Indonesia (BI) bersinergi bersama Pemerintah mendorong terciptanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baru sebagai kekuatan perekonomian nasional.

Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi mengatakan bahwa UMKM baru adalah UMKM yang memiliki ciri utama memanfaatkan teknologi digital mulai dari proses pembiayaan, pemasaran, hingga pembayaran.

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bahwa situasi pandemi dapat menjadi peluang bagi para pelaku seni kreatif termasuk UMKM untuk berkarya dan sekaligus menjadi kesempatan bagi para penikmat seni untuk menyaksikan dan menikmati seni kreatif yang pada akhirnya mendorong pemulihan ekonomi, khususnya di Jakarta.

Lebih lanjut, Rosmaya Hadi menyampaikan komitmen BI dalam mendukung transformasi UMKM melalui program onboarding UMKM yang dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir dan menyediakan QRIS (QR Code Indonesian Standard) sebagai kanal pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, dan andal bagi UMKM.

“Program onboarding UMKM secara terintegrasi adalah pola pembinaan kepada UMKM dari hulu ke hilir disesuaikan dengan karakteristik dan tahapan usaha pada aspek kelembagaan dan SDM, keuangan, produksi, serta pemasaran,” ujar Rosmaya Hadi, dalam pembukaan Festival Kreatif dan Seni Jakarta pada hari ini (11/9) secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk dukungan BI dalam kemandirian ekonomi di Kepulauan Seribu dan Dukungan Digitalisasi Pembayaran di Pasar Seni Ancol dan Museum di DKI Jakarta.

Festival Kreatif dan Seni Jakarta merupakan salah satu bentuk dukungan BI melalui Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah diluncurkan pada 30 Agustus 2020 lalu melalui Rangkaian Kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Virtual Seri I.

Program yang sama juga telah dilaksanakan di wilayah lainnya seperti Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tegal, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan akan terus dilanjutkan di wilayah lain melalui Kantor Perwakilan BI sebagai komitmen BI menjadi pengelola gerakan (movement manager) Gernas BBI.

Mengangkat tema “Kolaborasi Mendorong Ekonomi Kreatif Jakarta”, kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, mulai 11-13 September 2020. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BI dengan Pemprov DKI Jakarta, Dekranasda DKI Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan, BMPD DKI Jakarta, Pasar Seni Ancol, MULA co working space Kota Tua, serta UMKM Binaan Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perluasan akses pasar, akses keuangan, dan digitalisasi UMKM. Berbagai rangkaian kegiatan yang akan dihadirkan dalam Festival Kreatif dan Seni Jakarta 2020 antara lain webinar, talkshow, showcasing produk UMKM, business matching, kurasi produk, dan lomba.

Dalam hal masyarakat ingin melihat produk UMKM Binaan Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta dan Pasar Seni Jakarta, dapat mengunjungi www.festivalkreatifsenijakarta.com, dan BI juga menyediakan menu katalog UMKM Binaan BI di seluruh Indonesia pada website KKI www.karyakreatifindonesia.co.id.