Kemendes PDTT

Gus Menteri Sosialisasikan Tujuan Pembangunan Desa di Lampung

MONITOR, Lampung – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar didampingi Staf Khusus Menteri Abdul Malik Haramain melakukan silaturahmi sekaligus sosialisi ke tenaga ahli (TA) pendamping desa se-Provinsi Lampung.

Pada silaturahmi yang digelar di hotel Novotel, Bandar Lampung pada Jumat (11/09/2020) itu, Abdul Halim Iskandar atau yang karib disapa Gus Menteri ini mensosialisasikan tujuan pembangunan desa ke depan.

Harapan dari disosialisasikannya arah dan tujuan pembangunan desa ini, pendamping desa bisa mengetahui dan menjawab pertanyaan ketika ditanya oleh masyarakat terkait tujuan dan arah pembangunan desa ke depan.

“Arah pembangunan desa ke depan, pada 2020-2024 akan kita bawa ke Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkapnya.

Ia mengatakan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan mengangkat isu SDGs desa ini menjadi isu internasional, bukan hanya isu nasional.

“Pertimbangannya sederhana, kenapa kita menggunakan SDGs desa, karena sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 yang mengatur tentang pembangunan nasional berkelanjutan atau SDGs nasional. Jadi SDGs desa ini cantolannya adalah Perpres Nomor 59 Tahun 2017,” ujar penerima gelar doktor honoris causa Universitas Negeri Yogyakarta ini

Posisi Indonesia di dunia dalam SDGs pada 2020 menempati rangking 101, pada 2019 Indonesia menempati rangking 102, sedangkan pada 2016 menempati rangking 98.

“Jadi naik-turun, naik-turun. Nah kita ingin tunjukkan pada dunia dan pada Indonesia khususnya, bahwa pencapaian pembangunan berkelanjutan nasional yang menjadi mandat PBB atau dunia itu bisa ditopang secara maksimal melalui pembangunan dari desa,” tegas Gus Menteri

Menurutnya, jika melakukan pembangunan dengan arah SDGs desa, hasil dari pembangunan itu akan berkontribusi sangat signifikan terhadap pembangunan nasional. Kontribusi SDGs desa terhadap keberhasilan pembangunan berkelanjutan nasional mencapai 74 persen.

Hal itu mengacu pada aspek kewilayahan dan kewargaan. Aspek kewilayahan disebabkan 91 persen wilayah Indonesia adalah wilayah desa. Sedangkan aspek kewargaan disebabkan 43 persen penduduk Indonesia ada di desa.

Oleh karena itu, Kemendes PDTT sudah menyiapkan total 17 SDGs plus. Untuk diketahui, SDGs global dan nasional ada 17 poin. Tetapi khusus untuk desa, ia tambahkan 1 poin, menjadi 18. Tambahan satu poin tersebut adalah Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

“Kenapa ini harus masuk, karena SDGs global tidak mengenal desa adat. Tidak memperhatikan budaya lokal desa dan kearifan desa. Makanya saya selalu ngomong di mana-mana pembangunan desa tidak boleh keluar dari akar budaya masyarakat desa. Itu sudah wajib,” pungkas Gus Menteri.

Recent Posts

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

17 jam yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

17 jam yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

1 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

1 hari yang lalu

Momentum Muktamar NU ke-35, HEBITREN Buka Jalan Investasi Peternakan Berbasis Pesantren

MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…

1 hari yang lalu