Kantor Kecamatan Tapos Depok/ dok: Wikimapia.org
MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menutup sementara operasional pelayanan kantor Kecamatan Tapos. Penutupan tersebut dimulai pada 3 September hingga 13 September 2020, menyusul adanya pegawai kantor Kecamatan Tapos yang positif terpapar Covid-19.
“Untuk sementara pelayanan kami ditiadakan hingga 13 September dan mulai dibuka kembali pada tanggal tersebut,” kata Sekretaris Kecamatan Tapos, Samiya saat dikonfirmasi Sabtu (05/09/2020).
Dirinya mengatakan, selama penutupan kantor kecamatan akan disterilisasi. Namun, pihaknya masih menunggu arahan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid-19 Kota Depok untuk waktu pelaksanaannya.
“Untuk pelayanan ada kemungkinan dialihkan semetara di Kelurahan Tapos yang posisinya bersebrangan kantor kecamatan. Tetapi, semuanya masih dikoordinasikan dengan Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok,” ujarnya.
Karena itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Tapos untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Hal tersebut, kata dia, penting dilakukan guna memutus mata rantai penularan Covid-19.
“Setelah beraktivitas di luar, sebelum berinteraksi dengan penghuni rumah yang lain, sebaiknya masyarakat membersihkan diri terlebih dahulu dengan menggunakan sabun. Lalu pakaian yang digunakan di masukan ke tempat khusus atau langsung direndam dengan detergen,” pungkasnya.
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…