Anggota Komisi I DPR RI F-PD Rizki Aulia Rahman Natakusumah/ dok:suara.com
MONITOR, Jakarta – Merebaknya isu politisasi influencer hingga buzzer ditengah pandemi sempat disorot banyak kalangan.
Bahkan, Istana sampai angkat bicara menanggapi tudingan memelihara buzzer untuk menjaga opini publik.
Menyikapi peran influencer yang ramai dibicarakan, politisi muda dari Partai Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengingatkan agar influencer tidak melakukan penggiringan opini publik untuk kepentingan tertentu.
Putra politikus Dimiyati Natakusuma ini berujar, jangan sampai influencer juga terlibat dalam kepentingan politis.
“Jangan sampai hal ini menjadi ajang untuk memperluas atau mendoktrin masyarakat dalam kepentingan yang bersifat politis,” ujar Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat ini.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyambut baik fatwa yang dikeluarkan oleh…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Kementerian Agama, Arsad…
MONITOR, Cirebon - Rokhmin Dahuri menegaskan pentingnya konsep itqan sebagai fondasi etos kerja Islami yang…
MONITOR, Jakarta - Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) ditetapkan…
MONITOR, Kediri - Kementerian Agama menggelar kegiatan ‘Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri’ di…