PEMERINTAHAN

Penanganan Pandemi Jangan Diurus Ahli Ekonomi atau Politik!

MONITOR, Jakarta – Pandemi virus Corona hampir berlangsung selama tujuh bulan. Pemerintah pun telah mengerahkan seluruh daya untuk mencegah laju penyebaran wabah asal Wuhan, China.

Tingginya kasus positif Covid-19 mencuri perhatian banyak kalangan. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI, Aco Nur, mengatakan penangan pandemi harus diserahkan kepada lembaga yang memiliki otoritas yakni Kementerian Kesehatan.

Bukan sebaliknya, kata dia, penanganan pandemi diserahkan kepada pimpinan lembaga lain atau yang bukan berkompeten didalamnya, misalkan ahli ekonomi, atau ahli politik. Hal ini akan menyebabkan pandemi tidak cepat terselesaikan.

“Motor penanganan pandemi Covid-19 ini harusnya pimpinan yang kompeten, ini harus diurus misalnya Departemen Kesehatan yang memimpin dan mengatasi masalah Covid-19 ini di Indonesia,” kata Aco Nur dalam Webinar Nasional Ketahanan Keluarga, Kamis (3/9).

“Jangan ahli ekonomi, jangan ahli politik, karena ini tantangan kesehatan dan penyakit,” sambungnya tegas.

Ia beralasan jika masalah pandemi diserahkan pada lembaaga atau oraang yang bukan ahlinya, maka akan berimbas kepada sektor ekonomi hingga politik nasional.

“Jika ini tidak diselesaikan dengan baik, maka akan menyebabkan sektor lainnya terimbas, misalnya ke sektor ekonomi juga ke politik,” tandasnya.

Recent Posts

Takjil Pesantren di Depok, Kemenag dan Pemkot Perkuat Pembinaan Santri

MONITOR, Depok - Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di…

2 jam yang lalu

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Kemenag Sebar Tim di 117 Titik Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

4 jam yang lalu

Harga Daging Sapi Melejit, DPR Desak Operasi Pasar Murah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…

6 jam yang lalu

GKB-NU: Dunia di Ambang Konflik Besar, Indonesia Harus Pimpin Mediasi Iran–AS–Israel

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…

9 jam yang lalu

Sebanyak 29 Rumah Ibadah di Indramayu Siap Layani Pemudik

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…

9 jam yang lalu

SETARA Institute Nilai Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Ancaman Serius bagi Demokrasi

MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…

9 jam yang lalu