POLITIK

Penyelenggara Pemilu Harus Bahas Protokol Covid-19

MONITOR, Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendorong KPU, Bawaslu dan Satgas Penanganan COVID-19 duduk bersama untuk membahas tentang protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

Anggota DKPP, Alfitra Salamm, mengungkapkan bahwa tidak sedikit penyelenggara pemilu yang tidak memahami dan salah mengartikan protokol kesehatan Covid-19.

“Banyak yang punya pemahaman sepihak (terkait protokol kesehatan COVID-19), pemahaman sepihak tersebut adalah salah. Maka dari itu penyelenggara harus duduk bersama dalam bimtek,” ungkapnya dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Menurut Alfitra, DKPP menilai perlu ada kesamaan persepsi seperti apa tahapan pilkada yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sejauh ini, Alfitra mengatakan, belum ada kesepakatan siapa berwenang melakukan penindakan jika ada tahapan pilkada yang melanggar protokol kesehatan.

“Kalau nanti ada kampanye kerumunan banyak orang, siapa yang menyatakan itu melanggar protokol. Apakah KPU, Bawaslu atau Satgas Penanganan COVID-19. Sepertinya terjadi kegamangan,” katanya.

Alfitra menegaskan bahwa protokol kesehatan Covid-19 harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang, baik itu bagi penyelenggara maupun pemilih, harus bebas dari Covid-19.

Kepada jajaran Bawaslu, lanjut Alfitra, DKPP mengimbau untuk lebih aktif mengingatkan KPU terkait protokol kesehatan Covid-19. Hasil simulasi pemungutan suara yang dilakukan di Kota Indramayu, beberapa waktu lalu belum sepenuhnya menerapkan protokol tersebut.

“Ini bukan menegur, tetapi lebih kepada mengingatkan sesama penyelenggara pemilu. Misalnya, di Indramayu kemarin tempat duduk pemilih sangat rapat, banyak anak kecil dan lain-lain,” ujarnya.

Recent Posts

Waspada Penipuan! Kemenag Tegaskan Info Rekrutmen CPNS dan PPPK Hoaks

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat berhati-hati terhadap beredarnya informasi palsu atau hoaks…

1 jam yang lalu

Tingkatkan Layanan, Ditjen Bimas Islam Gelar Engaging Communication 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama memberikan penguatan jajarannya…

5 jam yang lalu

Kritik BNPP Seperti EO, DPR Desak Penguatan Pengelolaan Kawasan Perbatasan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menyampaikan kritik tajam…

9 jam yang lalu

Analis: Putusan MK Tegaskan Kepastian Hukum Penataan Pengisian Jabatan ASN oleh Polri

MONITOR - Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro, menilai bahwa sikap Polri dan pemerintah…

9 jam yang lalu

Bukan Cuma Sekolah Gratis, Prabowo Hadirkan MBG dan Cek Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat dalam mencerdaskan…

11 jam yang lalu

Cetak Talenta Digital Industri, Indonesia dan Tiongkok Kolaborasi Pendidikan Vokasi

MONITOR, Jakarta - Guna meningkatkan daya saing industri nasional dalam menghadapi dinamika ekonomi global serta…

14 jam yang lalu