Wakil Ketua DPR RI 2014-2019 Fadli Zon dalam program diskusi TV One (dok: Twitter)
MONITOR, Jakarta – Politikus Gerindra Fadli Zon tak segan untuk memuji keberadaan kelompok masyarakat yang mengatasnamanakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Menurutnya, munculnya KAMI adalah bagian dari kanalisasi kegelisahan publik.
Bahkan, Waketum DPP Gerindra ini menyebut hadirnya KAMI ditengah situasi saat ini ibarat vitamin bagi demokrasi Indonesia.
“Munculnya KAMI, yang diusung oleh sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, adalah bentuk kanalisasi kegelisahan publik. Kemunculan KAMI adalah hal biasa dalam demokrasi. Bahkan, bagi saya, kehadiran mereka merupakan vitamin bagi demokrasi,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.
Melihat tokoh-tokoh dibalik gerakan ini, Fadli meyakini betul mereka adalah orang-orang yang memiliki rekam jejak dan reputasi diri sangat baik. Mereka juga merupakan tokoh yang diteladani dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tokoh-tokoh yang mendeklarasikan KAMI kemarin bukanlah “orang-orang kalah”. Sebagian merupakan ‘senior citizens’ yang punya reputasi terpuji. Mereka adalahh orang-orang yang mewakafkan diri untuk meluruskan jalan yang bengkok,” imbuhnya.
“Jika gerakan semacam KAMI ini tidak muncul, maka demokrasi kita sebenarnya sedang berada dalam ancaman,” tandas Ketua BKSAP DPR RI ini.
MONITOR, Bogor - Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jabodetabek menggelar Rapat Kerja…
MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendoakan bangsa Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT…
MONITOR, Jakarta - Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an…
MONITOR, Surabaya - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyerahkan kendaraan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI/Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa…