SOSIAL

Sinergi LinkAja,Telkomsel, Jasa Marga Hadirkan Bantuan CSR untuk Ratusan Yatim di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Momentum 10 Muharram menjadi Idul Yatama (Hari Raya Anak-anak Yatim), berdasarkan anjuran untuk menyantuni anak-anak yatim. Dalam sebuah hadis menyebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menyayangi anak-anak yatim. Beliau semakin menyayangi lagi pada Hari Asyura (10 Muharram).

Dalam rangka memperingati Hari Raya Anak Yatim 10 Muharam yang tahun ini jatuh pada tanggal 29 Agustus 2020, LinkAja bersama Telkomsel dan Jasa Marga menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada 312 anak yatim di 5 kota yaitu Aceh, Padang Palembang, Tasikmalaya dan Cirebon melalui Dompet Dhuafa dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak yatim di tengah pandemi Covid-19. Pendistribusiannya dilakukan sejak Kamis lalu (27/8/2020)

“Sebagai perusahaan nasional dari dan untuk Indonesia, LinkAja akan selalu berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan, kemajuan, dan keberlangsungan ekosistem kami khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya, terutama segmen prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak. Bersama dengan Telkomsel dan Jasa Marga, kami harap bantuan ini, yang diberikan bertepatan dengan Hari Raya Anak Yatim, dapat menjadi berkah penuh manfaat bagi seluruh penerima bantuan, dan menjadi Rahmatan ‘Lil Alamin untuk semua,” ujar Haryati Lawidjaja selaku Direktur Utama LinkAja.

“Lima kota untuk pelaksanaan CSR bagi Kaum Dhuafa ini dipilih mengingat kota tersebut menjadi kota utama dari ekosistem Layanan Syariah LinkAja,” tambah Haryati.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan bahwa secara konsisten kami terus menunjukkan kepedulian kami kepada seluruh masyarakat melalui kegiatan CSR termasuk dalam menghadapi cobaan pandemi Covid-19.

“Kami menyadari tanggung jawab Telkomsel yang terus bergerak maju hadir di setiap fase kehidupan untuk membantu memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dalam kondisi apa pun. Maka dari itu, dalam rangka Hari Raya Anak Yatim, kami berinisiatif untuk berkolaborasi dengan Jasa Marga, Dompet Dhuafa dan LinkAja. Harapan kami sinergi bersama dengan mendorong pemanfaatan teknologi digital yang berdampak ini diharapkan mampu meringankan beban anak-anak yatim piatu yang terdampak selama pandemi ini,” ujar Denny.

“Kami akan sasar ratusan anak yatim di usia sekolah. Di tahap ini sekitar 312 anak yatim yang tinggal di panti asuhan, menjadi targetnya. Kami memberikan dana tunai dan paket ibadah (sarung atau mukena dan Al Quran). Proses penyalurannya akan melibatkan cabang Dompet Dhuafa dan bekerja sama dengan panti asuhan di lima lokasi,” ujar Doni Marlan selaku Direktur Resources Mobilization Dompet Dhuafa.

Recent Posts

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

38 menit yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

45 menit yang lalu

Indonesia Raih Medali 9 Emas di 8 Th Asian Taekwondo Indonesia Championship 2026

MONITOR, Jakarta - Tuan rumah tampil memukau di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026.…

4 jam yang lalu

Pendis Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab MI-MA, Bisa Diunduh Gratis di Website Kemenag

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama telah menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa…

5 jam yang lalu

SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menegaskan pembentukan Tim Preventive Strike oleh…

10 jam yang lalu

Kementan Gerak Cepat Lindungi Peternak Rakyat, Tunda Kenaikan Harga Pakan dan Dorong Harga Telur Menuju HAP

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat melindungi peternak ayam petelur di tengah harga…

10 jam yang lalu