Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Rencana pemerintah bakal menggelontorkan dana miliaran khusus jasa influencer menyita perhatian publik. Sejumlah kalangan mempertanyakan rencana tersebut, tak terkecuali Politisi Demokrat Jansen Sitindaon.
Jansen menilai, publik berhak tahu mengenai rencana pemerintah yang bakal memanfaatkan keberadaan influencer di Indonesia. Apalagi, publik kerap berspekulasi mengenai pemakai jasa influencer yang menggunakan anggaran negara.
“Semakin membuktikan kalau buzzer itu memang ada, karena pakai uang negara,” kata Jansen Sitindaon, dalam keterangannya.
Agar lebih transparan, Jansen pun menyarankan agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI turut mengaudit secara serius dana jasa influencer ini.
“Baiknya BPK RI audit serius ini (dana Influencer). Agar tidak jadi gosip, jelas penerima dan penggunanya. Karena makna buzzer ini sekarang bukan promosi kinerja pemerintah, tapi nyerang dan bully orang-orang kritis di media sosial,” desak Wakil Sekjen Partai Demokrat ini.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…
MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…
MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…
MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…