Presiden Joko Widodo mengenakan busana adat saat upacara HUT ke-75 RI
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo berhasil mencuri perhatian jutaan rakyat Indonesia karena mengenakan pakaian adat yang cukup unik. Memang bukan kali pertama Jokowi melakukan hal ini. Tujuannya pun tak lain untuk memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia tentang keanekaragaman busana adat maupun budaya dari daerah Indonesia yang jarang diketahui publik.
Pada momentum Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini, Jokowi memilih busana adat dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Jika dilihat, busana tersebut tampak memiliki daya tarik tersendiri sehingga Presiden memilih untuk mengenakannya.
Berikut ini makna filosofi dari pakaian adat yang dipakai Kepala Negara saat upacara:
Dalam informasi yang disampaikan Jokowi, busana ini berupa kain tenun dengan motif Berantai Kaif Nunkolo. Motifnya dimodifikasi dari bentuk belah ketupat dengan batañg tengah yang berartì sumber air.
Sementara bagian pinggirnya yang seperti bergerigi melambangkan wilayah berbukit dan berkelok-kelok. Adapun warna merah melambangkan keberanian laki-laki Nunkolo, serta berbagai aksesori yang menambah indah kain tenun ini, termasuk tas sirih pinang yang tersampir di samping.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…
MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…
MONITOR, Bali - Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia terus memperkuat kapasitas…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya sebagai salah satu legislator…