Jumat, 9 Desember, 2022

MUI Dukung Vaksin Covid-19 Buatan Anak Negeri Diberi Izin Produksi dan Edar

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) disebut mendukung pemberian izin produksi dan edar terhadap kombinasi obat atau vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan oleh anak negeri dari Universitas Airlangga (Unair) yang bekerjasama dengan TNI AD dan Badan Intelijen Negara (BIN).

“Obat Covid-19 temuan anak bangsa harus kita dukung penuh untuk mendapatkan izin produksi dan izin edar,” ungkap Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas, dalam keterangan pers yang diterima, Jakarta, Minggu (16/8/2020).

Menurut Abbas, kombinasi obat Covid-19 temuan tim gabungan Unair, TNI AD dan BIN itu merupakan sebuah prestasi yang sangat menggembirakan dan membanggakan dirinya sebagai sesama bangsa Indonesia.

“Kita gembira karena dengan demikian bangsa kita, Insya Allah, tentu akan dapat dengan cepat mengatasi krisis kesehatan Covid-19 yang benar-benar telah mengganggu ketenteraman hidup kita dalam lima bulan terakhir,” ujarnya.

- Advertisement -

Abbas menilai, dengan adanya pengembangan obat Covid-19 oleh anak bangsa, dapat membuat masyarakat tenang untuk kembali bekerja dan beraktivitas seperti semula sehingga roda perekonomian nasional kembali berputar dan menggeliat seperti semula.

Di samping itu, Abbas mengatakan, temuan tersebut juga tentunya akan sangat membanggakan karena ternyata anak-anak bangsa Indonesia juga memiliki kehebatan yang tak kalah dengan bangsa lain. Sebab, mereka sudah bisa menemukan obat Covid-19 yang sangat dinanti-nanti oleh dunia.

“Apalagi, penemuan ini merupakan penemuan yang pertama di dunia. Hal ini tentu jelas akan sangat menggembirakan dan membanggakan hati kita sebagai bangsa,” katanya.

Bahkan, lanjut Abbas, obat Covid-19 itu perlu juga didukung pemerintah agar dapat dipasarkan ke negara-negara lain yang membutuhkan.

Dengan demikian, Abbas menyampaikan, selain dapat membantu menyehatkan dan menyelamatkan para penderita Covid-19 di Indonesia, obat itu juga dapat memberi manfaat kesehatan bagi negara-negara lain di dunia.

“Hal itu tentu jelas sangat-sangat kita harapkan,” ujar Ketua PP Muhammadiyah itu.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER