Presiden RI Joko Widodo
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyadari berawal dari persoalan kesehatan, pandemi Covid-19 akhirnya berimbas ke sektor perekonomian. Seperti yang dialami banyak negara lain, Jokowi menegaskan Indonesia juga melakukan langkah-langkah luar biasa mengatasi pandemi.
Di saat yang sama, pemerintah juga berusaha mempertahankan perekonomian. Salah satunya, dengan pelebaran defisit.
Jokowi menjelaskan, upaya yang dilakukan mengingat kebutuhan belanja negara untuk penanganan kesehatan dan perekonomian meningkat pada saat pendapatan negara mengalami penurunan.
“Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk tetap menjaga pengelolaan fiskal secara hati-hati selama masa pandemi,” kata Presiden Jokowi, Jumat (14/8).
Sementara itu, terkait rancangan kebijakan APBN 2021 mendatang, Jokowi memberi arahan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi, dengan mendorong reformasi struktural, mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital, dan pemanfaatan serta antisipasi perubahan demografi.
MONITOR, Bogor - Tokoh nasional dan Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University, Prof.…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengajak umat Islam melaksanakan Salat Gerhana bulan (khusuf al-qamar) saat…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mendesak pemerintah melalui Kedutaan…
MONITOR, Jakarta - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia berduka atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang penetapan (isbat) 1 Syawal 1447 Hijriah…
MONITOR, Jakarta — PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 pada 1…