PEMERINTAHAN

Indonesia Harus Punya Peradilan Etik yang Terbuka dan Transparan

MONITOR, Jakarta – Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI), Jimly Asshiddiqie, mengungkapkan bahwa Indonesia harus mempunyai peradilan etik yang penegakkannya dilangsungkan secara terbuka.

Hal itu disampaikan Jimly dalam Diskusi Publik Virtual berjudul ‘Urgensi Pelembagaan Peradilan Etika dan Transparansi Persidangan Peradilan Etika’ yang diadakan oleh Jimly School of Law and Government (JSLG)-Konrad Adenauer Stiftung (KAS), Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Menurut Jimly, penegakkan kode etik haruslah terbuka, transparan dan akuntabel. Kecuali untuk hal-hal yang sifatnya memang harus tertutup seperti peradilan asusila dan peradilan yang membutuhkan kerahasiaan lainnya.

“Ini eranya peradilan etik, penegakkannya harus terbuka, dengan begitu kita akan jadi negara pertama yang bangun teori dan praktek soal peradilan etik,” ungkapnya.

Jimly yang juga mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyebutkan bahwa beberapa negara seperti Amerika dan Eropa memang sudah mempunyai peradilan etik, akan tetapi penegakkannya dilangsungkan secara tertutup. Sebab, soal etika masih dianggap masalah privat.

“Di Jerman penegakkannya ada, tetapi cara kerjanya tertutup,” ujar Jimly yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPD RI.

Senada dengan Jimly, Ketua DKPP RI Muhammad yang menjadi narasumber dalam diskusi virtual itu mengatakan bahwa Indonesia memang harus memiliki peradilan etik yang terbuka. Apalagi untuk jabatan publik, karena konsekuensinya, pejabat publik itu harus siap diawasi.

“Kita secara sadar ikut seleksi jabatan publik, konsekuensinya kita harus siap diawasi, kita tokoh, figur yang diawasi publik,” katanya.

Sementara Ketua Komisi Yudisial (KY) RI, Jaja Ahmad Jayus, yang juga jadi narasumber, menyampaikan apresiasinya terhadap acara diskusi publik tersebut, karena diskusi ini penting untuk dunia peradilan, khususnya para hakim dan kalangan akademisi.

“Saya mendukung pendapat Prof Jimly terkait urgensi pelembagaan peradilan etika penting untuk demokrasi serta kehidupan berbangsa dan Negara,” ungkapnya.

Di akhir, Jimly menegaskan bahwa diskusi publik virtual seperti ini diharapkan dapat menstimulus diskusi teroritis dan praktis terkait implemetasi pengembangan lanjut peradilan etika di Indonesia, diskusi prinsip-prinsip prosedur dan hukum acara pada peradilan etika, policy paper guna mendorong pelembagaan peradilan etika guna mendukung sistem negara hukum yang demokratis.

“Salah satu stakeholder pentingnya adalah pihak kampus, dimana harus lebih aktif secara akademis serta menyuarakan pentignya etika dalam dunia pendidikan serta peradilan,” ujarnya.

Moderator diskusi yang juga Direktur JSLG, Muzayyin Machbub, menambahkan bahwa diskusi tersebut memang bertujuan untuk menggali gagasan pelembagaan peradilan etik di Indonesia.

“Mencari format mekanisme, prosedur atau hukum acara pada peradilan etika, merumuskan policy paper guna mendorong pelembagaan peradilan etika sebagai penopang negara hukum yang demokratis,” katanya.

Recent Posts

Kolaborasi Jaga Kelancaran Arus Idulfitri, JTT Apresiasi Pengguna Jalan

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) membagikan bingkisan apresiasi kepada sejumlah pengguna jalan…

1 jam yang lalu

Dokter Spesialis Ungkap Makna Sel Darah Putih: Dari Sistem Imun hingga Nilai Kehidupan

MONITOR, Lebak – Sel darah putih atau leukosit tidak hanya berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh, tetapi…

2 jam yang lalu

Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat dan Ilusi Persatuan Sunni-Syiah

Adriansyah (Ketua Ikatan Keluarga Alumni FISIP UIN Jakarta) Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat…

6 jam yang lalu

Panglima TNI Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 57 Pati, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

MONITOR, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab), pelantikan…

6 jam yang lalu

Koalisi Sipil: Indonesia Hadapi ‘Darurat Reformasi TNI’

MONITOR, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik wacana revitalisasi internal TNI yang…

7 jam yang lalu

Diskon Tol 30 Persen Dongkrak Arus Balik, 315 Ribu Kendaraan Melintas di Cikampek Utama

MONITOR, Cikampek – Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta mengalami…

11 jam yang lalu