Foto: Istimewa
MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali menggandeng aparat hukum untuk mendampingi proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan dan operasional kilang dalam negeri yang ditangani PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dengan menandatangi Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri).
Penandatanganan dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang dengan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, Msi di Jakarta (12/8) disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan bahwa tanda tangan perjanjian kerjasama dengan Bareskrim Polri merupakan wujud Pertamina dalam menjaga amanah untuk menciptakan kemandirian dan kedaulatan energi.
“Tentunya tugas besar dan niat mulia ini tidak dapat tercapai tanpa adanya kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder kami, tanpa terkecuali dengan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia” Ujar Nicke.
Nicke menambahkan bahwa kebijakan dan tugas dari Bapak Presiden yang diamanahkan kepada Pertamina ini tentu sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Jadi sangatlah tepat jika Kepolisian memberikan pendampingan, mengawal proses bagaimana kita mengembangkan kilang baru dan mengoperasikan kilang- kilang lama.
CEO PT Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang menjelaskan, dalam penyelesaian proyek dan operasional perusahaan, Pertamina berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip kejujuran, kehati-hatian dan transparansi. Untuk itu, Pertamina melibatkan Bareskrim Polri guna melaksanakan pengawasan dan asistensi dalam proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan dan operasi kilang minyak dan petrokimia.
“Tujuan kerja sama ini untuk semakin meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Pertamina dengan Polri yang selama ini telah berjalan dengan baik. Dengan sinergi ini seluruh proses pengerjaan proyek bisa dilakukan tanpa kekhawatiran dan ragu-ragu sehingga semuanya bisa selesai sesuai target,” ujarnya.
Sementara itu Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan komitmennya dalam melakukan pengawalan sehinnga seluruh kegiatan dari program besar Pertamina dapan berjalan dengan baik, efisien, tepat waktu dan lancar.
“Tentunya kebijakan Pemerintah yang di wajibkan Pertamina, merupakan Kewajiban bagi kami Kepolisian Indonesia khususnya Bareksrim Polri untuk melakukan pengawalan terhadap terselenggaranya pembangunan kilang di Indonesia. Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaannya kepada kami Bareskrim Polri untuk bisa mengawal project yang ada di pertamina”pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…