Karaoke Masterpiece Milik Ahmad Dhani Terancam Disegel, Ini Alasannya

Ilustrasi tempat karaoke Masterpiece yang disebut-sebut milik musisi Ahmad Dhani/ dok: net

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menindak tegas keberadaan tempat Karaoke Masterpiece, yang berlokasi di Kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Tempat Karaoke yang dikabarkan milik musisi Ahmad Dhani ini terancam disegel oleh aparat Satpol PP DKI karena terbukti telah melanggar PSBB transisi yang saat ini masih diterapkan Pemprov DKI.

Selain terancam disegel karena telah melanggar PSBB, pihak pengelola Karaoke Masterpiece pun terancam kena saksi denda yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

“Selama pemberlakuaan PSBB transisi, Pemprov DKI kan belum memberikan izin kepada tempat hiburan malam untuk menjalankan usahanya. Nah ini kok Karaoke Masterpiece malah beroperasi. Jelas ini sudah melanggar aturan,” ujar Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif (Disparekraf), Bambang Ismadi, saat dikonfirmasi, wartawan, Senin (10/8/2020).

Dikatakannya, pihak Dinas Pariwisata, telah mengeluarkan surat peringatan (SP) pertama kepada pengelola Karaoke Masterpiece.

“Kami juga telah koordinasi dengan Satpol PP untuk diberikan tindakan sesuai aturan,” ujarnya.

Akibat pelanggaran yang dilakukannya, lanjut Bambang, pihak manajemen Karaoke Masterpiece terancam penindakan penutupan sementara hingga denda Rp 10 – 25 juta.

Sekedar diketahui, Karaoke Masterpiece tertangkap basah melanggar PSBB Transisi setelah Disparekraf DKI mendapat informasi dari masyarakat kalau tempat hiburan malam tersebut tetap buka secara diam-diam sejak sebulan lalu.

Berdasarkan laporan itu, petugas Disparekraf dan Satpol PP DKI meluncur ke lokasi pada Jumat (7/8/2020) malam, dan mendapati fakta kalau informasi itu benar.

Saat digeledah, petugas juga mendapati ada satu ruangan yang disewa. Aas pebuatannya itu, manajemen Karaoke Masterpiece diduga melanggar Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2020 tentang Perpanjangan PSBB Transisi dan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata Nomor 211 Tahun 2020.