Rekam Jejak Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin-Pilar

Bakal Pasangan Calon (paslon) Walikota dan Wakil walikota Tangerang Selatan adalah pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan (Benyamin-Pilar)

MONITOR, Tangerang Selatan – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten yang akan digelar serentak bersama Pilkada sejumlah daerah pada 9 Desember 2020 mendatang sudah didepan mata. Sejumlah kandidat bakal calon tengah getol mengenalkan diri, visi dan misi serta rekam jejak masing-masing demi merebut hati dan simpati masyarakat.

Salah satu bakal pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan adalah pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan atau pasangan Benyamin-Pilar. Pasangan tersebut diusung oleh partai Golkar. Berikut rekam jejak keduanya seperti dirangkum MONITOR dari berbagai sumber.

Benyamin Davnie

Benyamin Davnie atau akrab disapa bang Ben, lahir di Pandeglang, 01 September 1958. Benyamin saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan ini memulai karir sebagai Tenaga Kerja Sukarela pada instansi Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dengan latar belakang pendidikan Ilmu Politik tersebut, Benyamin terus menempuh jejak karir dalam dunia birokrasi.

Masih di instansi yang sama, Benyamin sempat menjabat sebagai Staff Pelaksana dan Kasubag Kependudukan. Tahun 1988, Benyamin terpilih sebagai Camat Ciledug Kabupaten Tangerang. Lalu pada tahun 1991, ia menjadi Kepala Bagian Humas Kabupaten Tangerang, selanjutnya  pada tahun 1993 dan 1995, ia terpilih sebagai Camat untuk daerah Cisoka dan Tigaraksa.

Sepanjang tahun 1998 – 2002, Benyamin Davnie menjabat Kabag. Tata Pemerintahan Kab. Tangerang, Kabag. Bina Wilayah, Kabag. Organisasi, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Asisten Daerah Tata Pradja (ASDA 1), Kepala BAPEDA Kabupaten Tangerang.

Menjadi Wakil Walikota

Setelah sekian lama mengurus dan memimpin beberapa lembaga dari mulai Kecamatan hingga Dinas, Benyamin Davnie terjun dalam dunia politik praktis dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Banten mendampingi Triyana Sjam’un pada Pilkada Banten 2006. Namun kemenangan belum berpihak padanya.

Tahun 2010, Benyamin kembali maju di Pilkada. Kali ini ia mencoba peruntungan di Tangerang Selatan mendampingi Airin Rachmi Diany mencalonkan diri sebagai Walikota dan Wakil Walikota pertama di wilayah kota administrasi termuda di provinsi Banten itu. Pasangan Airin-Benyamin pun sukses terpilih memimpin Tangsel untuk periode 2010-2015.

Airin dan Benyamin berhasil melewati periode pertama memimpin Tangsel dengan segala pembangunan tahap pertama yang dilakukan. Tak puas dengan pembangunan lima tahun, Airin dan Benyamin kembali berpasangan untuk maju melanjutkan pembangunan di Tangsel. 

Pilkada Tangsel 2015, Benyamin kembali digadang oleh partai Golkar, PKS, partai NasDem, PKB, PAN dan PPP sebagai pasangan calon Wakil Walikota  yang berpasangan dengan Airin Rachmi Diany untuk ikut kembali dalam Pilkada Tangsel tahun 2015, dan berhasil memenangkan Pilkada Tangsel tersebut.

Rekam Jejak Kepemimpinan

Bersama Airin, Benyamin Davnie meninggalkan berbagai rekam jejak kepemimpinan selama dua periode di Tangsel. Beberapa prestasi dan penghargaan pernah diraih duet ini diantaranya pada kategori Keterbukaan informasi, Kota Tangerang Selatan mendapat apresiasi tinggi dari Komisi Informasi Pubik (KIP) Provinsi Banten, dengan nilai 96.88. Pemerintah Kota Tangsel dinilai berhasil dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, sesuai dengan amanat UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Terbaru, Tangsel meraih ‘Anugerah Kebudayaan’ pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Pratama dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Penerima Penghargaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan, Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel.

Predikat Baik se-Indonesia dalam laporan hasil evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Penerima Diskominfo Kota Tangsel.

Sederet penghargaan yang pernah di raih Tangsel adalah bukti bahwa kepemimpinan Benyamin Davni berhasil membangun dan menata Kota Tangerang Selatan menjadi kota yang Cerdas, Modern dan Relijius.

Pilar Saga Ichsan

Pilar Saga Ichsan, S.T, lahir di Bandung, Jawa Barat, 14 Mei 1991. Lelaki berusia 29 tahun ini adalah seorang arsitek, pengusaha dan politisi Indonesia. Ia adalah putra dari Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah. Latar belakang keluarga yang akrab dengan dunia politik, menjadikan Pilar tertarik pula mengikuti jejak keluarga, mengabdikan diri untuk masyarakat melalui pemerintahan.

Pilar juga dikenal aktif di berbagai organisasi seperti Klub Sepak Bola Perserang, Karang Taruna Provinsi Banten, Angkatan Muda Partai Golkar Provinsi Banten, dan sebagainya. Selain itu, ia menjadi pimpinan dalam beberapa organisasi seperti Ketua Umum DPP Mahasiswa Pancasila (Mapancas) periode 2020-2023 dan Ketua Harian DPP Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten Indonesia.

Diusianya yang terbilang muda, Pilar menjadi representasi kelompok Milenial di Tangsel. Pilar diasosiasikan sebagai anak muda yang visioner dan inovatif yang diharapkan mampu membawa perubahan untuk Tangsel yang lebih maju, modern dan sejahtera.

Visi Misi

Sesuai dengan fokus ilmu magister arsitekturnya pada desain citra perkotaan, Pilar bermimpi untuk menjadikan Tangerang Selatan sebagai kota kehidupan di Asia. Pembangunan fasilitas ruang publik sebagai wadah interaksi sosial dan komunitas, penyempurnaan mutu pelayanan pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah.

Pilar optimis bahwa dengan Modernisasi kota berbasis teknologi dan informasi, dapat secara signifikan mengurangi penggunaan energi berbahan bakar fosil, peningkatan moda transportasi berbasis rel (MRT) adalah beberapa gagasan beliau untuk Tangerang Selatan.

Paslon Benyamin-Pilar dinilai sebagai pasangan yang saling melengkapi, dari sisi usia, keduanya mewakili dua generasi. Pada sisi pengalaman, keduanya sangat pas untuk memimpin kota urban yang warganya sudah akrab dengan modernisasi dan digitalisasi.

Masih mengusung tagline ‘Tangsel Rumah dan Kota Kita’, pasangan ini tampil ke publik mengingatkan duet Airin-Benyamin yang telah memimpin Tangsel selama dua periode pada 2010-2015 dan 2015-2020.