Pasokan Air Bersih PALYJA Bakal Macet, Warga Jakarta Diimbau Berhemat

Ilustrasi gambar penyediaan air bersih/ dok: Tirto

MONITOR, Jakarta – Warga Jakarta yang menggantungkan pasokan air bersih dari PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) harus bersiap-siap menampung air sebanyak-banyaknya. Pasalnya, mulai hari Sabtu (8/8) sampai Minggu (9/8) bakal mengalami gangguan.

Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head PALYJA, Lydia Astriningworo, membenarkan kalau pasokan air bersih untuk warga Jakarta wilayah barat akan tergangu. Hal ini disebabkan ada perbaikan kebocoran pipa air baku suplai ke Pejompongan oleh PLN yang terkena dampak Pemasangan SKTT 150 KV unit PLN UIP Jawa Bagian Barat, dan pekerjaan peningkatan daya listrik di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I.

“Kami dari pihak PALYJA sudah melakukan imbauan kepada pelanggan agar mengisi bak-bak penampungan air dan menghemat penggunaan air, guna mengantisipasi gangguan suplai air,” ujar Lydia dalam keterangan tertulisnya yang di wartawan di Jakarta, Jumat (7/8).

Dibeberkannya, beberapa wilayah yang terkena dampak adalah sebagai berikut :

Pasokan Air Terhenti :
Pancoran, Menteng Dalam, Tebet Timur, Kebon Baru, Karet Semanggi, Karet, Setiabudi, Karet Tengsin, Bendungan Hilir, Petojo Selatan, Gambir, Cikini, Menteng, Kebon Sirih, Kebon Kelapa, Mahpar, Tangki, Taman Sari, Pasar Baru, Petamburan, Jatipulo, Cideng, Petamburan, Kebon Melati, Kampung Bali, Penjaringan, Pekojan, Roa Malaka, Ancol, Pinangsia, Mangga Dua Selatan bagian Utara, Angke, Jembatan Lima, Tambora, Glodok, Keagungan, Tanah Sereal, Duri Utara, Krukut, Duri Selatan, Grogol dan sekitarnya.

Pasokan Air Menurun :
Manggarai selatan, Manggarai, Menteng Atas, Pasar Manggis, Guntur, Pegangsaan, Karang Anyar, Kartini, Mangga Dua Selatan, Petamburan, Slipi, Kota Bambu, Jati Pulo, Grogol, Mangga Dua Selatan, Petojo Utara, Duri Pulo, Kuningan Timur, Kuningan, Menteng Atas, Selong, Rawa Barat, Petogogan, Melawai, Tebet Barat, Tebet Timur dan sekitarnya.

Lanjutnya, PALYJA terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait dan berupaya melakukan solusi terbaik untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai jadwal agar pelayanan air bersih dapat segera kembali normal. Armada mobil tangki juga disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti rumah sakit dan tempat ibadah, serta panti sosial.

“PALYJA pun mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” pungkasnya.