Ketua Umum ICMI, Prof DR Jimly Asshiddiqie (dok: tribun)
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Assiddiqie, mengingatkan polarisiasi politik sudah mulai menggeliat jelang Pilkada di masa pandemi ini.
Jimly membagi dalam dua golongan, yaitu ada kelompok yang fanatik dan kelompok yang membenci kelompok lainnya.
“Di era disrupsi dan polarisasi politik dewasa ini, semua orang dalam semua isu cenderung dipolarisasikan jadi dua golongan, yaitu lovers dan haters,” ujar Jimly Asshiddiqie, dalam keterangannya, Kamis (6/8).
Ia mengingatkan, kedua kelompok ini sangat ekstrim dan berakibat fatal. Untuk itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengimbau masyarakat jangan ikut-ikutan tergabung ke dalam dua kelompok tersebut.
“Kedua-duanya bisa sangat extrim dan tidak mau saling dengar. Seperti di Group WA, semua mempersepsi kebenaran dan kebaikan dalam groupnya sendiri. Apa saudara mau ikut-ikutan?” pungkas Jimly.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial.…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, kembali hadir di…
SuwendiDosen UIN Jakarta, Sekretaris PP ISNU, dan Penulis Buku “Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia”…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa swasembada pangan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh masyarakat dan umat beragama untuk menyikapi…