POLITIK

Kemenpan RB Akui Netralitas ASN Masih Sangat Rendah

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengakui bahwa netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia masih sangat rendah.

“Hal itu menyebabkan nilai efektivitas Pemerintahan Indonesia di tahun 2014 berada di bawah negara-negara ASEAN,” ungkap Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kemenpan RB, Teguh Widjinarko, dalam webinar yang digelar Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Teguh menjelaskan, The Worlwide Governance Indicators Reports menunjukkan bahwa nilai rata-rata indeks efektivitas Pemerintahan Indonesia di 2014 dikategorikan masih rendah dengan nilai indeks -0,01 atau peringkat 85 meskipun telah mampu menempatkan Indonesia pada kelompok tengah dengan percentile rank 54,81.

“Dari sisi global, kita memperoleh kira-kira skornya 54,8. Kira-kira kita berada pada negara yang masih di bawah dibandingkan negara-negara ASEAN. Satu aspek yang menjadi kendala bahwa netralitas (ASN) kita masih sangat rendah,” ujarnya.

Dalam laporan indikator pemerintahan global itu, Teguh menyebutkan, Indonesia masih di bawah Singapura di peringkat ke-1 dengan skor +2,19, Malaysia di peringkat ke-32 dengan skor +1,14, Thailand di peringkat ke-62 dengan skor +0,34 dan Filipina di peringkat ke-72 dengan skor +0,19.

Sejumlah aspek ditengarai menjadi penyebab efektifitas birokrasi terdistorsi oleh netralitas ASN. Teguh mengatakan, di antaranya yaitu karena ada motif untuk merebut atau mempertahankan jabatan, serta hubungan kekeluargaan dan kekerabatan dengan calon peserta pemilu.

“Ini kemudian yang saya kira penting untuk kita perhatikan,” katanya.

Teguh mengatakan netralitas ASN itu memang menjadi sangat penting untuk dilakukan, sehingga ke depan, setelah Pilkada Serentak 2020 usai, tercipta birokrasi pemerintah yang lebih efektif ke depan.

Recent Posts

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…

4 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan Lewat Wisata Religi

MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…

6 jam yang lalu

Wakili Megawati Hadiri HUT Demokrat, Rokhmin Dahuri: Persatuan Nasional di Atas Kompetisi Politik

MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

7 jam yang lalu

Bansos Bukan untuk Judol, SDM PKH Lumajang Perkuat Edukasi PKM

MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…

9 jam yang lalu

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum untuk Jaga Dana Bergulir

MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…

10 jam yang lalu

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…

10 jam yang lalu