Anggota Komisi I DPR dan Sekretaris Fraksi PKS Sukamta, PhD
MONITOR, Jakarta – Pernyataan Presiden Joko Widodo tentang ancaman gelombang kedua Covid-19 kepada jajaran menterinya tengah disorot banyak pihak. Ditambah, orang nomor wahid di negeri ini mengaku tidak tahu menahu masyarakat Indonesia semakin panik terhadap kasus Covid-19.
Statemen Presiden Jokowi pada rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju, yang digelar Selasa (28/7/2020), pun menuai perhatian dari Wakil Ketua Fraksi PKS Sukamta. Ia mengaku heran siapa ‘pembisik’ Jokowi saat ini.
“Saya heran Pak Presiden mengatakan soal ancaman gelombang kedua, ini bisikan dari tim ahli yang mana, mengingat banyak ahli epidemiologi mengatakan di Indonesia hingga saat ini belum selesai alami fase gelombang pertama. Bahkan Presiden mengatakan tidak tahu kenapa masyarakat makin khawatir dengan Covid-19,” kata Sukamta, Senin (3/8).
Sukamta bahkan khawatir wacana gelombang kedua ini akan terjadi selayaknya wacana pelonggaran PSBB dan New Normal yang pernah dilontarkan pemerintah. Lebih jauh, ia menilai wacana ancaman gelombang kedua ini juga terkesan seperti mengklaim pandemi gelombang pertama sudah bisa diatasi. Padahal sebaliknya, sampai saat ini, setiap hari terus meningkat jumlah kasus positif, jumlah korban meninggal juga terus bertambah.
“Saya kira lebih baik presiden dan jajarannya melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dibentuk belum lama ini fokus untuk segera atasi pandemi, dan kemudian kita berharap tidak terjadi gelombang kedua di Indonesia,” imbuh Anggota Badan Anggaran DPR RI ini.
MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…
MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…
MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…
MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…
MONITOR - Transformasi Polri tidak boleh ikut berganti setiap kali tongkat komando berpindah tangan. Di…